November 13, 2016

Sinopsis On The Way to The Airport Episode 15 - Diujung Tanduk

loading...

DrameHouse.com - Minggu terberat bagi KDrama Lovers yang harus berpisah dengan dua drama kesayangan sekaligus. Arghhhhh.... rasanya, esok dan lusa bakalan sepi nih. Tanpa aksi keren Ji Chang Wook The K2 ataupun romansa cinta rahasia Kim Ha Neul dan Lee Sang Yoon dalam 'On The Way To The Airport'. Beraaatttt :|


Kapten Park berubah pikiran dan tidak jadi kembali ke Seoul setelah melihat Do Woh ada di bandara Internaional Jeju. Dia yang sangat marah dan pensaran, apa sebenarnya hubungan sang istri dengan pria itu lalu menelpon Kevin dan memintanya untuk mengantar ke tempat tinggal sang istri. Tapi Kevin menolak. Entahlah, mungkin karena dia ingin membantu Soo Ah.

Setelah beberapa hari tidak bertemu, Soo Ah pergi ke tempat Do Woh karena Hyo Eun tidur. Dia melepas rindu dalam pelukan kekasih yang baru saja bercerai itu. Do Woh bahkan memijit tangan Soo Ah karena melihat dia memakai koyo di tangannya.

Kapten Park akhirnya menelpon ibunya dan bertanya dimana alamat istri dan putrinya tinggal. Kemudian dia pergi ke tempat Soo Ah dan Hyo Eun. Dan ternyata, Kapten Park melihat meja pesanan Soo Ah yang kebetulan dipesan dari Do Woh. Dan Kapten Park yang mengingat kalau meja itu adalah pemberian Do Woh. Makanya dia marah dan merusak meja itu. Sedang Hyo Eun yang mengira appanya marah karena mereka telah berbohong soal sekolah International di Pulau Jeju terus menangis dan meminta maaf pada sang ayah.

Begitu Soo Ah tiba di rumah, dia melihat rumahnya sudah berantakan. Lalu dia menelpon Hyo Eun yang ternyata sudah ada di bandara bersama Kapten park. Hyo Eun lalu memberikan ponselnya pada sang ayah. Soo Ah marah karena Hyo Eun ketakutan. Lalu dia segera pergi ke bandara menyusul suami dan anaknya. Dia juga bilang pada Kapten park kalau dia harus meminta maaf pada Hyo Eun. Tidak peduli apa yang akan dia lakukan padanya. Dia harus memeluk dan meminta maaf pada Hyo Eun karena ketakutan.

Kapten Park mencoba saran Soo Ah. Dia meng-genggam tangan kecil putrinya lalu memeluknya. "Sesampainya di Seoul. Appa akan membelikan pot bunga baru untukmu". Sedang Hyo Eun terus saja menangis di pelukan sang ayah.

Soo Ah akhirnya menyusuk Kapten Park dan Hyo Eun ke Seoul. Tapi sebelum dia pergi, Soo Ah yang berusaha memberanikan diri malah mampir ke tempat Do Woh dan minum teh bersama. Aigooo... Soo Ah ini tambeng yah. Masih aja nyempetin kencan dulu. Padahal udah di ujung tanduk keluarganya :|

Saat sedang minum teh bersama. Soo Ah bilang kalau dia ingin berjalan sambil bergandengan tangan dengan Do Woh sampai ujung jalan. Itulah hal yang sangat dilakukan Soo Ah saat ini.

Soo Ah kembali menjadi ibu rumah tangga setelah kembali ke Seoul. Dia kembali melakukan rutinitasnya di rumah. Dan ketika ada waktu luang. Dia melakukan video call dengan ibu mertua dan saudara iparnya yang di Selandia Baru.

Hyo Eun merasa sangat bahagia ketika melihat neneknya hidup bahagia disana. Lalu dia memutuskan untuk pergi ke Selandia Baru bersama ayah dan ibunya Sedang Soo Ah. Dia malah ingin kembali pada Do Woh di Pulau Jeju. Wahhh.... dilema nih Choi Soo Ah :)

Sedang Hye Won. Dia merasa tersanjung dengan foto Annie dan almarhum mertuanya yang dikirim paman Seok. Dia merasa lebih di perhatikan banyak orang setelah berpisah dengan Do Woh. Mungkin karena dia lebih menjadi apa adanya dirinya ya.

Soo Ah minta tolong pada Mi Jin untuk memebrikan ponselnya pada Kapten Park. Karena suaminya itu tidak menerima panggilan darinya. Soo Ah dan Kapten Park kemudian terlibat pertengkaran. Meski Kapten Park tahu soal Do Won yang juga tinggal di Pulau Jeju. Tapi dia tidak memberitahukan istirnya. Sama seperti ketika Soo Ah tahu soal suaminya dan Mi Jin.

Kapten Park kembali menjadi suami yang kejam dan egois. Dia menyuruh Soo Ah dan Hyo Eun terbang ke Selandia Baru untuk tinggal bersama ibu dan adiknya. Hanya melalui pesan dan tanpa bicara apapun. Hingga akhirnya mereka saling berteriak di telpon.

Hyo Eun menerima keputusan Soo Ah bahwa dia akan pergi sendiri ke Selandia Baru tanpa ibunya. Meski dia tahu, kalau sesuatu akan terjadi pada keluarganya. Tapi Hyo Eun menghormati keputusan ibunya yang sangat ingin tinggal di Pulau Jeju,.

Do Woh teringat akan Annie, anak tirinya yang begitu kuat menahan kesepiannya sendiri. Do Woh sedikit menyesal karena tidak pernah mengantar Annie sampai ke dalam gubuk. Dia bahkan tidak tahu, kalau selama ini Annie hanya sendiri di ladang yang sepi.

Dan Do Woh pun bergegas mengemasi barang-barangnya menyusul Soo Ah ke Seoul. Dia tidak ingin merasa menyesal karena membiarkan Soo Ah sendiri menghadapi masalahnya.

Soo Ah sangat berat melepas Hyo Eun pergi sendiri ke Selandia Baru. Untungnya, dia adalah mantan pramugari dan Hyo Eun terbang dengan pesawat maskapai tempat nya bekerja dulu. Dari beberapu kru pesawat sudah mengenal Hyo Eun dan keluarganya. Makanya dia sedikit tenang meski harus mengumpat dan menahan air matanya sendiri setelah Hyo Eun pergi.

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 16 |  TAMAT] or Read the previous episode [Episode 14]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon

Drame House on Facebook

Instagram Gallery @dramehouse