October 29, 2016

Sinopsis On The Way to The Airport Episode 11 - Pulau Jeju

loading...

DrameHouse.com - Anyeonghaseo cingu, selamat berakhir pekan semua ya :) semoga weekend kalian menyenangkan. Dan untuk melengkapi kisah yang belum selesai antara Soo Ah dan Do Wooh. Admin kece bakal ulas lagi kelanjutan cinta terlarang mereka dalam Sinopsis On The Way to The Airport Episode 11 - Pulau Jeju. Happy reading ^^.

Soo Ah kembali ke pulau Jeju segera setelah menemui suaminya Kapten Park di sebuah kafe. Dia juga harus merelakan kenangannya bersama Do Wooh pergi bersama waktu. Setelah genggaman tangan dan pertemuan tak sengaja di kafe waktu itu. Soo Ah pergi ke pulau Jeju dengan sejuta memori yang ingin dia lupakan.

Setelah pergi minum kopi bersama ibu-ibu di tempat tinggalnya untuk membicarakan jadwal menjaga anak, junior Kapten Park, Kevin mencari dan menemui Soo Ah.

Lalu Kevin mengajak Soo Ah untuk mencari rumah yang sesuai dengan apa yang dicari Soo Ah, sebuah tempat yang indah dan tenang Dan dia pun menemukan rumah yang sangat dia sukai. Tapi, lagi-lagi.... ketenangan dan keindahan Pulau Jeju membuat dia teringat pada Do Woh.

Mi Jin tak sengaja naik bus bareng Kapten Park, lalu Kapten Park yang ingin mengajak minum dan terus mengganggu Mi Jin tiba-tiba ciut nyalinya ketika Mi Jin bilang ada seseorang yang sudah menunggunya di halte bus. Dan orang itu adalah Jae Ah, adek Soo Ah.
Kapten Park yang penasaran dengan siapa Mi Jin bersama lalu menelpon Soo Ah dan bertanya siapa pria yang dekat dengan Mi Jin sekarang. Soo Ah yang *deggg... langsung sedih lalu mengajak Kapten Park untuk tinggal bersama. Tapi si kapten playboy ini malah berdalih kalau dia punya keluarga dan harus bekerja :D *poor Soo Ah
Hyo Eun dan Soo Ah pindah ke rumah baru mereka. Dimana ketenangan dan kebersamaan hanya milik mereka berdua :)

Soo Ah kemudian pergi ke bandara untuk menemui Kecin dan akan menggantikan seseorang sebagai pramugari.

"Aku disini.... Di bandara lagi" gumam Soo Ah setelah Kevin pergi

Dan ternyata, Soo Ah naik bus mini yang di kendarai (di sopiri) Do Woh. Do Wooh ternyata menghilang dan menenangkan diri di Pulau Jeju juga. Dia bekerja sebagai sopir angkutan umum. Dan Soo Ah salah satu penumpangnya.
Eh, ternyata tempat yang di foto Soo Ah itu tempat tinggal Do Woh loh. Selain jadi supir angkot, ternyata Soo Ah dan Do Woh tinggal sebelahan. *Ahhhh.... apa mereka jodoh ya :))

Soo Ah pulang begitu larut, dan di jalan sempit menuju tempat tinggalnya. Ada seseorang sedang memperbaiki sepeda. Soo Ah tolah toleh tapi tak ada orang lain selain mereka. Karena takut, Soo Ah lalu berjalan sangat cepat.

Pria itu kemudian menyorotkan sinar lampu sepedanya ke arah Soo Ah berjalan. Soo Ah yang tadinya jalan terburu-buru karena takut. Sekarang bisa berjalan karena lorong yang dia lalui sudah terang berkat cahaya lampu dari sepeda pria itu tadi. Dan cingu tahu, ternyata pria itu adalah Doo Woh. *omooo.... kebetulan lagi, kebetulan lagi.... sekali lagi kebetulan,  kawin nih mereka min ^^.
Doo Woh hampir selesai menata semua hasil karya ibunya di tempat seperti yang di inginkan sang ibu. Tempat yang penuh sinar matahari dan suara ombak. Kemudian, dia teringat pada Soo Ah dan mencoba menghubunginya. Tapi nada ponsel berbunyi kalau 'Nomor yang anda tuju tidak terdaftar. Silahkan periksa dan coba lagi nanti'.

Mi Jin mengalami stres berat karena tidak bisa menghubungi dan tidak tahu keberadaan Soo Ah. Dia hampir pingsan ketika hendak masuk lift. Kapten Park juga melihat kejadian itu. Eun Joo yang menemani Mi Jin sangat kaget ketika Mi Jin bertanya dimana Soo Ah. Lalu Eun Joo pun pergi dan kamar Mi Jin.
Ibu Ji Eun meminta Hye Won mengambil rumah tua untuknya. Dia juga ingin Hye Won dan Do Woh segera bercerai. Kenapa?? karena dia ingin menjodohkan Ji Eun dengan Do Woh.

Lalu dengan serakahnya, Hye Won mengajukan syarat perceraian pada Do Woh. Dia mau bercerai jika rumah tua di berikan pada yayasan milik ibu Ji Eun dan Hye Won mendapat tunjangan perceraian dari Do Woh.
Do Woh menemukan barang-barang Annie yang ditinggal oleh bibi Marie. Dia membuka itu bersama paman Seok. Do Woh kemudian mendengar rekaman panggilan terakhir Annie dan ibunya, Kim Hye Won ketika berbicara di telepon. Do Woh yang sangat syok dengan obrolan mereka hingga menyebabkan kematian Annie sampai gemetar.

Do Woh lalu berjalan mengelilingi desa seharian. Bahkan, sangking ling-lung nya, dia tidak sadar kalau berpapasan dengan Soo Ah di jalan.

Soo Ah membantu seorang penumpang yang kesulitan mengambil troli. Dia kemudian membantu penumpang itu membawa barang-barangnya hingga ke pintu keluar bandara. Soo Ah tiba-tiba terkejut ketika dia melihat tulisan di barang-barang itu untuk Su Do Woh.

Dan beberapa menit kemudian, mereka kembali bertemu. Do Woh yang mulanya tidak memperhatikan Soo Ah kemudian masuk kembali ke dalam bandara mencari Soo Ah. Tapi Soo Ah nya keburu kabur karena mengira Do Woh hanya halusinasinya.

Do Woh yang masih penasaran lalu kembali lagi ke bandara Internaional Jeju sesaat setelah tiba di rumahnya. Dia mencari Soo Ah. Dan kebetulan Soo Ah sedang berbincang dengan Kevin di depan pintu keluar bandara.

"Choi Soo Ah ssi..." sapa Do Woh
"Soo Ah, apa kau mengenalnya?" tanya Kevin karena heran melihat Soo Ah dan Do Woh yang sama-sama serius
"Ya, aku mengenalnya. Mungkin dia sedang berlibur" kata Soo Ah yang masih kliyengan "Maaf, aku harus pergi" lanjut Soo Ah pada Do Woh

Do Woh kemudian pergi. Dan Kevin mengambil mobilnya. Kemudian Do Woh mengarahkan sinar lampu mobilnya pada Soo Ah.

"Choi Soo Ah, sadarlah.." teriak Do Woh dari samping pintu kemudi
"Apakah ini benar kau Su Do Woh?" tanya Soo Ah masih tak percaya sambil menangis

Eng ing eng..... apa yang akan terjadi selanjutnya. Wah wah.... makin bercabang nih hati Soo Ah. Jin Seok gimana ya. Ah, sudahlah. Jodoh emang gak kemana kok. :)

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 12] or Read the previous episode [Episode 10]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Drame House on Facebook

Instagram Gallery @dramehouse