October 10, 2016

Sinopsis The K2 Episode 6 - Flashback

DrameHouse.com - Aloha Monday, semoga hari Senin kalian selalu produktif ya. Dan untuk membakar semangat hari ini, yuk kita baca bareng sinopsis The K2 episode 6. Yang dijamin, ceritanya makin daebek dan warbiyasah ^^.

Entah apa maksud dari opening story di episode 6 ini, yang jelas, beberapa menit dijadikan highlight dari episode-episode sebelumnya. Mulai bagaimana Je Ha dan Anna bertemu tidak sengaja di Eropa, Je Ha kabur dari Irak, Je Ha patah hati karena kematian Raniya, juga tentang Je Ha yang menyandera samunim serta yang terbaru adalah Je Ha jadi payung untuk samunim di upacara kematian bibinya.

Samunim yang mulai luluh pada Je Ha sengaja memanggil Je Ha ke lantai 9 JSS, Atau yang biasa tim JSS sebut Coud Nine. Je Ha sangat kaget ketika angka di lift menunjukkan 9 tapi lift malah turun. Dia yakin, sesuatu yang aneh telah terjadi.

Dan begitu Je Ha keluar dari lift, Je Ha sangat heran. Tak ada satupun ruangan yang bisa dia temui. Hanya ada lorong dan lampu yang menyinari lorong itu. Je Ha terus saja berjalan dengan mengikuti lorong. Hingga dia bertemu sebuah ruangan rahasia yang sangat canggih.
Setelah berhasil mengakses pintu dengan telapak tangan dan matanya, Je Ha barulah masuk. Ternyata ruangan itu adalah ruangan rahasia yang ada di lantai dasar (lantai D) gedung JSS. Itu adalah ruangan rahasia samunim dan orang-orang penting untuk diskusi. Dan hanya orang-orang tertentu saja yang dizinkan masuk.

Samunim sengaja memanggil Je Ha pergi ke Cloud Nine untuk mengethui sejarah Je Ha selama di Irak dan kenapa dia memiliki dendam pada Park Kwan Soo. Je Ha yang awalnya ragu untuk bercerita kemudian yakin untuk menceritakan kisah pilu nya bersama Raniya selama di Irak.

[FLASHBACK]

Jadi ceritanya gini, Je Ha pergi ke barak pengungsian untuk bertemu dengan Raniya (pengungsi asal Kumar yang akan dinikahi Je Ha dan akan dibawa ke Korea). Karena Raniya masih ada tamu seorang pejabat untuk mentranslate kan percakapan, makanya dia tidak bisa menemui Raniya.

Je Ha kemudian kembali ke mobil dan berristirahat sembari menunggu Raniya selesai. Ketika Je Ha terbangun, dia melihat gerombolan orang bermobil mewah itu pergi. Dia langsung turun untuk menghampiri Raniya. Tapi belum sampai ke posisi Raniya, salah seorang tentara yang berdiri di belakang Raniya tiba-tiba menutup kepala Raniya dengan kain hitam. Mereka juga membawa Raniya masuk mobil.

Je Ha yang melihat itu semua lalu berlari mengejar mobil yang membawa Raniya. Tapi dalam sekejap, dia melihat Raniya tergeletak tak bernyawa di tanah. Ketika Je Ha ingin mendekati tubuh Raniya, seseorang memukul Je Ha. Mereka lalu meletakkan pistol di tangan Je Ha. Jelas kan, Je Ha dijadikan kambing hitam atas kematian Raniya!

Petugas kemudian datang membawa Je Ha karena mereka mengira Je Ha lah yang telah membunuh pengungsi asal Kumar itu.

Je Ha menceritakan alasan kenapa dia ingin balas dendam terhadap Park Kwan Soo pada samunim di Cloud Nine dengan tujuan, dia bisa bertanya pada cermin canggih samunim siapa Park Kwan Soo sebenarnya. Dengan begitu, dia bisa menggunakan informasi yang diberikan cermin canggih untuk mengetahui informasi soal park Kwan Soo.
Jee Ha yang tidak sabar ingin mengetahui penyebab kematian Raniya lalu bertanya secara bertubi-tubi pada cermin ajaib tentang Park Kwan Soo dan Raniya. Tapi cermin ajaib tidak banyak menjawab karena informasi yang dibutuhkan kosong. Maka Jee Ha jadi murka ketika teringat dengan kematian tragis calon istrinya, Raniya!

Dan Anna, dia pergi menyelinap ke kamar J4 untuk mengambil kartu nama J4. Anna berniat pergi ke gereja katolik di Ayang-ayang karena ayahnya akan melakukan kampanye di gereja itu esok harinya.

Anna berhasil kabur dengan menyamar sebagai J4. J4 sendiri sudah KO karena Anna menyuntikkan cairan yang biasa digunakan J4 untuk membiusnya ke gelas kopi ketika J4 pergi ke kamar mandi.

Anna yang pergi dengan membawa dompet dan earpices milik J4 lalu pergi ke rumah lamanya. Dia juga pergi ke studio foto dekat rumah, Disana, dia melihat ada foto dirinya bersama sang ibu masih terpajang di rak pertama. Anna kemudian masuk dan mencari pemilik studio. Pemilik studio itu lalu menceritakan kalau Anna, ibunya serta bibinya pergi ke studio itu untuk membuat foto paspor karena Anna akan pergi ke Amerika.
Dan sebelum Anna dan ibunya pergi, Choi Yoo Jin (samunim) berhasil menghabisi ibu Anna terlebih dahulu. Dan membawa Anna ke Eropa!

Anna kemudian pergi ke rumah sakit tempat bibinya dirawat. Disana dia bertemu dengan bibi yang menjadi kunci masa lalunya. Tapi karena keadaan sang bibi yang tidak memungkinkan, makanya Anna hanya bisa menangis. Kemudian dia mendengar suara ricuh dari earpieces nya. Ternyata pasukan JSS sudah mengepung tempat Anna.
Tapi Anna yang cerdik berhasil kembali lolos dengan menyamar sebagai biarawati dan pergi ke gereja tempat ayahnya mengadakan kampanye. Anna berhasil menyelinap di antara biarawati.Ayahnya yang melihat terebih dahulu. Kemudian samunim menyuruh orang untuk menangkapnya, tapi pastur melarang merusak upacara.
Anna yang menyanyi sambil menangis tetap tak mau pergi meski biarawati lainnya sudah meninggalkan tempat. Anna kemudian bernyanyi lagi untuk ibunya. Dan semua orang yang ada di dalam gereja terharu dengan alunan indah suara Anna. Para biarawati yang tadinya juga akan peegi kemudian kembali untuk bernyanyi lagi bersama Anna.
Setelah persembahan lagu selesai, Je Ha mengejar para biarawati. Tapi Anna sudah pergi terlebih dahulu. Salah seorang biarawati lalu memberikan Anna untuk Je Ha. Surat itu berisi, "Ayah, aku tersesat. Kemarilah, aku akan menunggumu" tulis Anna untuk ayahnya

Di Dalam mobil, samunim dan ayah Anna bertengkar. Ayah tahu dimana sebenarnya Anna berada, tapi dia tidak mau karena karirnya sebagai seorang politikus akan hancur jika ketahuan punya anak. Sedang samunim, dia tahu benar sekarang.

Tim JSS kemudian menemukan Anna yang sedang duduk sendiri menunggu Ayahnya datang menjemput di dreamland. Anna yang sangat merindukan ayahnya yakin, bahwa ayahnya akan datang menjemput. Tapi ternyata, malah Je Ha yang datang.
Je Ha meminta tim leader Seo mengizinkan dia yang akan menjemput Anna. Je Ha datang dengan 2 cup ice cream. Je Ha bilang, ayah Anna yang mengirim nya untuk menjemput karena dia snagat sibuk. Kemudian Je Ha memberikan ice creamnya pada Anna. Anna yang benar-benar mengira ayah nya sangat peduli dan membelikannya ice cream lalu dengan senang hati memakan ice cream sambil bercerita sedikit tentang masa lalu nya pada Je Ha.
Ketika sedang asyiknya bercerita, Anna tiba-tiba sesak nafas dan pingsan. Ternyata Anna alergi pada stroberi. Dan kebetulan, Je Ha membawakan ice cream stroberi untuk Anna. Je Ha yang sangat panik lalu menyuruh timnya memanggil ambulans dan memberi pertolongan pertama pada Anna dengan nafas buatan.

Wah wah.... ada-ada aja nih kelakuan mbaknya biar bisa nempelin bibir ke Ji Chang Wok ^^ hahahaha.... daebak mah akting kalian. Aku kasih jempol deh :))

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 7] or Read the previous episode [Episode 5]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon