October 30, 2016

Sinopsis The K2 Episode 11 - Selimut Mesra

loading...

DrameHouse.com - Aloha Sunday.... admin kece bener-bener suspense nonton The K2 episode 12 nih. Kenapa?? abis cerita daebak banget sih. Ditambah lagi action Ji Chang Wook yang memukau bak tentara sungguhan bikin hati sumringah dan minta di lindungin banget gitu ! hahahahaah *apasih


Je Ha dan tim khusus JSS pergi mengepung kediaman Park Kwan Soo. Tim Khusus pergi ke rumah Park Kwan Soo. Dan Guru Song yang sudah tua malah ikut-ikutan mau perang. Udah dilarang, tapi tetep aja ngeyel mau ikut action kayak muda *inget umur mbah ^^.

Pengawal Park Kwan Soo sudah siaga di posisi masing-masing. Mereka tahu kalau Choi Yoo Jin akan menyerang malam ini. Dan mereka sudah bersiap menghadang pasukan JSS.

Je Ha dan tim leader Seo menyamar sebagai tim keamanan di rumah persembunyian Park Kwan Soo. Dugaan chief Kim benar, ketika bahaya datang, maka Park Kwan Soo akan bersembunyi di tempat persembunyiannya. Dan ketika Park Kwan Soo bertanya, "Apakah kalian sudah makan?" barulah Je Ha dan leader Seo ketahuan menyamar. Karena sebenarnya pertanyaan itu adalah kode :o

Hujan senjata pun di mulai. pasukan JSS menang dan berhasil mengikuti Park Kwan Soo sampai ke dalam gedung. Tapi ketika hendak menangkap si pembunuh Raniya itu, leader Seo tertembak. Dan salah satu penembak jitu JSS melindungi Je Ha untuk bisa mengejar Park Kwan Soo yang berusaha meloloskan diri.

Tapi Je Ha berhasil. Selangkah lagi melepas pelatuk ke kepala Park Kwan Soo Dann..... dorrrrrr **** Je Ha gagal membunuh Park Kwan Soo yang sudah di depan mata karena sindrom nya itu. Dan Je Ha pun teringat pada perkataan Anna sebelum dia pergi. Kalau dia harus berjanji akan kembali hidup-hidup. Je Ha juga ingat perkataan samunim, kalau bukan hanya peluru yang bisa membunuh orang.

Park Kwan Soo yang sangat ketakutan lalu menawarkan bayaran dua kali lipat pada Je Ha. Dia juga bilang kalau dia mengenal Je Ha ketika di Blackstone, Irak. Je Ha pun bertanya-tanya. Apakah Park Kwan Soo juga tahu kalau Je Ha tidak bisa membunuh orang karena sindromnya itu? Ternyata Park Kwan Soo tidak tahu!!

Je Ha lalu memberi penawaran pada Park Kwan Soo asal dia melepaskan tim JSS terlebih dahulu. Dan dengan sombongnya, semua pasukan JSS mundur dengan riang gembira. Mereka yakin Je Ha akan menang dan menyelamatkan mereka.
Je Ha lalu menelpon samunim. Samunim kaget karena Je Ha belum menghabisi Park Kwan Soo. Dia teringat perkataan ketua keamanan Kim bahwa Je Ha tidak bisa membunuh  Park Kwan Soo karena sendirian dan tidak bisa mengatasi sindromnya itu.

Park Kwan Soo yang masih gemetaran bilang kalau dia mengizinkan Parlemen Jang masuk partainya dan membebaskannya dari kejaksaan. Tapi samunim tidak setuju, dia meminta Park Kwan Soo mundur cari pemilu presiden. Park Kwan merasa keberatan dan memilih dibunuh saja dibanding harus keluar dari pemilu.

"Kembalilah hidup-hidup. Apapun yang terjadi" kata samunim pada Je Ha setelah mendengar penolakan Park Kwan Soo yang tidak mau mundur dari pemilu presiden.

Ternyata samunim juga sayang sama Je Ha ya. Udah kayak ibu yang ngelindungi anaknya. Begitu juga sebaliknya :))

Je Ha keluar dengan tas berisi segepok uang. 2 Juta dolar AS kalao gak salah jumlahnya. Dia membuat kesepakatan dengan Park Kwan Soo supaya bisa keluar hidup-hidup. Meski masih saling penasaran satu sama lain. Je Ha maupun Park Kwan Soo kini telah menjadi partner yang entah sampai kapan akan saling mengknianati.

Anna tidak bergeming sedikit pun meski J4 menyuruh dia makan malam. Anna yang sangat khawatir pada Je Ha terus saja berdiri di samping jendela kamarnya sambil menatap jalanan menunggu Je Ha pulang. Dan titt... titt,,,, itu suara klakson mobil Je Ha.

Anna pun langsung meneteskan air mata bahagianya mengetahui Je Ha pulang dengan selamat. Dia pun langsung berlari keluar rumah dan memeluk kekasihnya itu, Mereka pun kini saling melepas rasa cemas dalam pelukan hangat di temani bibi pembantu dan J4 yang mengintip iri dari jendela rumah.

Parlemen Jang dibebaskan dari kejaksaan. Kepala introgasi pun meminta maaf karena sempat memihak Park Kwan Soo dan menahan Parlemen Jang.

Setelah bebas dan memberi keterangan pada wartawan, Parlemen Jang pulang dengan penuh emosi karena sebelumnya dalam perjalanan pulang. Adik ipar nya, Ketua Choi menelpon dan bilang kalau samunim hampir saja membunuh Anna. Dia pun pulang dan langsung menampar samunim.

Tapi dengan kelicikan dan keserakahannya, samunim mampu bersilat lidah dan mengalahkan emosi suaminya yang playboy itu. Dia pun mengancam akan memenggal tangan suaminya jika dia sudah tidak membutuhkannya lagi.

Samunim kemudian pergi dan melihat Je Ha, Anna, leader Seo dan tim nya bersenang-senang dan minum. Samunim merasa sangat kecewa pada Je Ha. Mungkin karena dia menganggap Je Ha tidak sam dengan anak buahnya yang lai. Tapi dia malah dekat dengan Anna.

Sedang chief Kim. Dia mendapat peringatan keras dari samunim. Samunim tahu apa yang di rencanakan chief Kim untuk Je Ha. Samunim mengancam kalau dia tidak boleh menyentuh Je Ha. Atau samunim sendiri yang akan menghabisi chief Kim.

Semua tim JSS yang berperang malam ini sedang mabuk. Dan tak ada satupun yang bisa mengemudi untuk kembali ke kantor JSS. Makanya Mi Ran alias J4 menyuruh mereka semua beristirahat dan memanjakan diri di rumah persembunyian Anna.

Mi Ran memakaikan mereka masker. Dan Je ha yang tadinya mengolok-olok teman-temannya sedang memakai masker harus pasrah ketika Anna yang meminta dan memakaikan masker di wajahnya. Hahahahahaah ^^ tentara juga butuh facial mak ^^


Anna dan Je ha belum juga tertidur. Anna masih saja mengingat dan malu-malu dengan ciuman pertama mereka dibawah selimut. Sedang Je Ha, dia hanya menyendiri di atas genteng *genteng lagi genteng lagi.... :))

Anna kemudian mengirim pesan dan mengobati luka Je Ha. Awalnya Je Ha radak ngeri karena Anna meminta Je Ha buka baju. Tapi ternyata Anna ingin mengobati luka di punggung Je Ha.

Setelah olesi obat dan pakai plester sudah, selimutan deh mereka di atas genteng. Mesra-mesraan dan menikmati hangatnya pelukan kekasih karena malam semakin dingin *aigoooo.... baper eikeh mak. Duh hatiku *kretek kretek ^^.

Dalam obrolan singkat nan mesranya itu, Je Ha mengajak Anna tinggal bersama di Spanyol. Tapi Anna keberatan karena itu adalah tempat dimana dia disekap selama bertahun-tahun oleh samunim. Tapi karena Je Ha yang mengajaknya, makanya Anna mau aja. Ciye,,,, namanya juga cintrong :) ahaiiii...

Anna yang mengingat pertemuan pertamanya dengan Je Ha di Spanyol lalu bertanya kenapa Je Ha ada di Spanyol. Dan dengan hati-hati. Je Ha menjawab kalau dia sedang dikejar interpol karena di jebak membunuh seseorang yang tidak bisa ia lindungi. Raniya!

Anna pun mendekap erat kekasihnya yang ternyata selama ini menderita karena rasa bersalah. Dan mereka pun saling menguatkan satu sama lain *ohhhh... so swittttttt *baper deh eikeh baperrrrrr....


BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 12] or Read the previous episode [Episode 10]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon

Drame House on Facebook

Instagram Gallery @dramehouse