September 24, 2016

Sinopsis On The Way to The Airport Episode 2 - Fajar di Sungai Han

DrameHouse.com - Ya.. ya... yaa... karena ceritanya oke di episode pertama, makanya admin kece memutuskan untuk menyelesaikan cerita drama ini sampai episode 2 sebelum bertemu dengan kisah yang lebih mendebarkan minggu depan. Are you ready for next flight?? Yeah, let's go ^^.


Ayah Annie begitu terpukul dengan kematian putrinya. Dia bahkan berjalan seperti orang linglung ketika keluar dari pesawat.

Sedang ibu Annie, Kim Hye Won. Dia malah bertindak aneh. Tidak mau melihat abu dan mengikuti pemakaman putrinya. Tapi dia malah sibuk mempersiapkan pagelaran untuk mertuanya. Semua orang menggunjingnya dan bilang kalau dia ibu tidak waras. Anaknya meninggal, tapi sok baik-baik saja. *mungkin ini cara dia bertahan dari kesedihan kali ya.

Kapten Park kembali dari penerbangannya. Dan salah seorang pramugari mengirimi dia pesan karena kapten Park tidak menerima panggilan darinya.

Kapten Park segera menemui istri dan anaknya dengan wajah marah setelah membaca sms dari istrinya. Dia bilang Hyo Eun kembali dan berhenti sekolah di Malaysia.

Kapten Park dan nona Choi berdebat tentang siapa yang akan mengasuh Hyo Eun karena merka berdua tidak punya waktu itu. Lalu noa Choi berusaha membujuk suaminya dengan mengajak nya pergi bertiga bersama Hyo Eun ketika mereka libur. Tapi tetap saja, dia marah dan menyuruh nona Choi mengirim Hyo Eun kembali ke Malaysia.

Sedang ibu Annie, dia masih saja stress karena anaknya meninggal. Meski caranya menerima kematian Annie salah, tapi dia begitu sedih karena kehilangan anak semata wayangnya.

Mi Ji pergi minum bersama pramugari yang menyukai Kapten Park. Lalu mereka mengobrol tentang Kapten Park. Karena mencurigai sesuatu, makanya Mi Jin (sahabat Choi Soo Ah) langsung mendamprak pramugarsi itu dan memperingatkan nnya agar tidak memnggoda Kapten Park lagi.

Hyo Eun menyiapkan bibimpan untuk ayahnya ketika dia pulang ke rumah. Lalu karena Hyo Eun sudah ebrsikap baik, makanyaayahnya mengajak bermain dan pergi bersama. Hyo Eun berhasil mengalahkan ayahnya, tapi ayahnya membalas gol yang dicetak Hyo Eun dan bilang. Kalau HYo Eun bisa menangkap bolanya, maka dia tidak perlu kembali ke Malaysia. Tapi kalau gagal, dia harus menuruti apa kata ayahnya.

Setelah menanyakan proses pemindahan sekolah international pada ayah Annie, ibu HyoEun lalu pergi ke Malaysia. Dia kembali ke homestay tempat Annie dan Hyo Eun tinggal untuk mengurus dokumen pemindahan sekolah Hyo Eun ke Korea. Ibu Hyo Eun juga membawa beberapa barang Annie yang ingin dibuang oleh ibunya.

Ayah Annie yang juga pergi ke Malaysia kembali bertemu ibu Hyo Eun di pesawat. Ayah Annie pergi ke Malaysia karena mengambil abu Annie yang dia tinggal di gereja Malaysia karena permintaan ibu Annie.

Ibu Hyo Eun dan ayah Annie ngobrol berdua setelah turun dari pesawat. Mereka berbincang tentang bagaimana Hyo Eun dan Annie selama tinggal bersama di Malaysia. Ayahnya begitu senang ada orang yang membicarakan Annie setelah istrinya melarang nama itu disebut di rumahnya.

Ibu Hyo Eun juga memberikan setrikaan Annie pada ayahnya, tapi karena bagasi nya terpisah, makanya mereka menunggu sedikit lebih lama dan duduk bersama.

Ayah Annie, lalu mengantar ibu Hyo Eun pulang (ke rumah mertuanya). Dia juga membawakan koper dan barang-barang ibu Hyo Eun. Ibu Hyo Eun merasa sedih melihat abu Annie yang ada di dalam tas diletakkan dibawah. OLeh karena itu, dia menggendong abu Annie hingga masuk kedalam mobil.

Setelah sampai di depan rumah ibu mertuanya, Kapten Park menelpon. Dia bertanya, kenapa istrinya datang terlabat. Padahal jadwan penerbangannya sudah dari tadi tiba. Dan Kapten Park juga marah karena istrinya malah ke rumah mertuanya, padahal Hyo Eun sudah pulang dari tadi.

Ibu Hyo Eun lalu kembali ke parkiran dan membawa dua kopernya. Ayah Annie yang masih ada di parkiran melihat ibu Hyo Eun dan mengantarnya pulang. Tapi sebelum pulang, mereka singgah sebentar untuk melihat fajar dari sungai Han.

Ketika sudah sampai di sungai Han, ayah Annie teringat akan perkataan putrinya ketika di jembatan Malaysia yang bilang kalau ini mirip sungai Han. Lalu ayah Annie mengambil abu putrinya dan membiarkan abu putrinya terbang bersama angin fajar Sungai Han sambil menangis. Ibu Hyo Eun pun ikut menangis melihat kesedihan ayah Annie dari dalam mobil.

Ottokie, yang satu pramugari, yang satu arsiterktur. Mereka begitu sempurna dalam pekerjaan mereka. Apalagi gaya Kapten Park yang cool dan maskulin ketika memakai seragam pilotnya. Tapi kenapa mereka semua tidak bahagia ya cingu?? Aigoooo... *hidup memang tak sempurna! (kata admin kece)

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 3] or Read the previous episode [Episode 1]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

1 komentar so far

oww lee sang yoon... sy suka sy suka.. di yutub baru eps 2,..

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon