July 20, 2016

Sinopsis Doctors Episode 7 - What Happened

DrameHouse.com - Hye Jung tahu kalau Prof Hong menyukainya. Dia bahkan berusaha menghindar ketika Prof Hong menciumnya di bawah hujan (episode 6). Hye Jung begitu trauma dengan penderitaan ibunya akan cinta. Hye Jung kembali mengingat kejadian memilukan disaat dia kecil. Dimana ketika ibu dan ayahnya bertengkar karena sang ayah ketahuan mencintai wanita lain hingga ibu Hye Jung mencerita kemudian akhirnya meninggal.

“Kau mau pergi kemana? Kalau kau pergi, aku akan mati” ibu Hye Jung
“Terserah! Mati atau tidak, terserah padamu” ayah Hye Jung.

Sinopsis Doctors Episode 7 - What Happened :

[NARASI YOO HYE JUNG]

“Bagiku, cinta antara laki-laki dan perempuan berarti bertengkar sampai mati. Aku tidak tahu bagaimana caranya mencintai laki-laki. Sebagai perempuan, aku tidak tahu caranya menerima cinta. Dia akan mencium. Aku harus menghindar. Cepat berpaling”
“Aku tidak akan mati karena cinta seperti ibu”
Setelah Hye Jung melepas ciuman Prof Hong, dia langsung mengindar dan berlari melawan hujan. Prof Hong yang tahu benar bagaimana perasaan Hye Jung sebenarnya, langsung mengejar dokter yang kini jadi juniornya itu.
“Hye Jung.... Awalnya aku juga lari sepertimu. Aku tidak akan bertanya dua kali”
“Kenapa?” Hye Jung
“Kau diam saja. Jadi aku yang akan menghampirimu” Prof Hong “Orang yang mengerti cinta harus bergerak lebih dulu. Kalau kau tidak tahu, tetaplah diam” kata Prof Hong pada Hye Jung
Di rumah sakit, Dokter Jung berusaha menenangkan Dokter Jin yang masih syok karena kematian ahjuma Oh Young Mi.
“Terima kasih karena sudah peduli pada pasienku” Dokter Jung
“Ini tidak adil, seumur hidup dia bekerja keras tapi apa gunanya” Dokter Jin
“Aku tidak menyangka kau bisa merasa seperti ini. Aku pikir kau tidak mengerti akan arti hidup” Dokter Jung
“Tidak benar seperti itu. Aku banyak menahan diri. Suatu hari aku akan melepaskan semuanya” Dokter Jin “Aku mencintaimu. Sebelumnya aku bilang suka padamu, api itu bohong”
“Aku tidak ingin dengar ini darimu. Aku ini lelaki jahat. Kalau lelaki berkata dia jahat, maka dia sungguh jahat”
“Kau tahu perasaanku Tapi kau pura-pura tidak tahu” kata Dodkter Jin
“Aku tidak ingin memberimu harapan palsu. Itu sebabnya aku menahanmu agar tidak mengatakannya”
“Kalau begitu, berjanjilah padaku. Mulai sekarang, berjanjilah padaku tidak menyukai siapapun dalam 6 bulan. Setidaknya lakukan ini demi aku” tantang Dokter Jin pada Dokter Jung
“Aku sudah memulainya” kata Dokter Jung berhati-hati
“Kapan? Siapa? Kau bahkan jarang bertemu wanita. Apa Hye Jung?” todong Dokter Jin cepat
“Aku jadi merinding, intuisi perempuan sungguh kuat” kata Dokter Jung seolah memberi jawaban pada Dokter Jin
“Kenaoa dia” tanya Dokter Jin nanar
“Kenapa dia, mana aku tahu” kata Dokter Jung lalu pergi meninggalkan Dokter Jin yang ditemani Pi Young Gook
Dokter Jung bertemu Prof Hong di tangga rumah sakit sakit.
“Hari ini aku tidak akan menumpang mobilmu” kata Prof Hong pada Dokter Jung
“Kenapa dia? Jual mahal?” gumam Dokter Jung kemudian menawarkan tumpangan karena tidak enak pada Prof Hong.
Dokter Jung menghidupkan musik karena merasa canggung berada di mobil yang sama dengan Prof Hong tanpa berbicara. Sedang Prof Hong memilih membaca artikel yang di ambil dari dalam tas nya. Merasa mengganggu konsentrasi Prof Hong, Dokter Jung lalu merubah channel ke siara radio.
“Sebuah rumah sakit besar di Seoul telah berubah menjadi menjadi perusahaan bisnis dan memasuki pasar saham”
“Sepertinya akan ada keributan. Aku tidak suka dengan politik. Itu hanya isu orang yang kurang kerjaan” Dokter Jung mengomentari siaran radio itu
“Itu bukan isu, itu kenyataan” kata Prof Hong menanggapi ucapan Dokter Jung
Ternyata Rumah Sakit Gukil Medikal Center telah diserbu banyak wartawan karena berita di radio tadi. PresdirHong juga dikejar-kejar media masa untuk dimintai keteranganpergihal rumah sakit yang berubah jadi lahan bisnis.
Dokter Jung mulai tidak bisa mengendalikan perasaannya pada Dokter Yoo, dia selalu saja mengikuti Dokter Yoo di rumah sakit. Dia juga mendadak jadi kikuk didepan Dokter Yoo. Dokter Jung juga mengikuti Dokter Yoo ke ruangan Prof Hong.
“Kau semakin cantik sekali” kata paman Dokter Jung pada Dokter Yoo
“Kau masuk saja” kata Prof Hong sambil menarik tangan temannya itu “Kau juga” lanjut Prof Hong pada Dokter Yoo
“Aku, aku bagaimana” tanya Dokter Jung
“Kau? Kau mau apa?”
“Aku boleh masuk juga?” kata Dokter Jung pda Prof Hong
“Ah, tidak. Ini urusan kami” brokkk... lalu Prof Hong menutup pintu ruangannya
“Aishhh, kenapa norak sekali. Urusan kami apanya” gerutu Dokter Jung karena tidak boleh ikut masuk ruangan Prof Hong
Di ruangan Prof Hong, ternyata Dokter Yoo dan Dokter itu membahas hasil laporan operasi nenek Dokter Yoo, Kang Mal Soon. Disitulah teman Prof Hong mulai curiga karena prosedur operasi tidak ditulis. Hanya proses pengangkatan tumor dan pasien meninggal.
Dokter Yoo segera berlari mencari laporan anestesi neneknya di rumah sakit cabang. Kemudian Prof Hong mengejarnya dan menawarkan bantuan akan mencari tahu berkas yang dicari Dokter Yoo
“Ini adalah pekerjaan rumahku. Jadi aku harus menyelesaikannya sendiri. Dokter sudah membantu banyak” kata Dokter Yoo
“Aku akan melakukannya untukmu”
“Tidak, bukankah sekarang waktunya memerika pasien” Dokter Yoo mengalihkan pembicaraan
“Ah, kau tahu jadwalku. Apa kau memeriksanya” kata Prof Hong manja
“Sebagai seorang trainer yang mendapat pelatihan dari dokter. Sudah seharusnya kalau aku tahu jadwalmu” kata Dokter Yoo
“Aigo, aku berdebar tanpa alasan” kata Prof Hong yang membuat Dokter Yoo malu
Prof Hong akan melakukan operasi DBS Awake surgery pada pasien Dokter Kim Tae Hoo, Lee Su Jung. Dia adalah atlit nasional yang kini menjadi pasien Prof Hong. Dokter Yoo merasa sangat girang karena dia akan menjadi asisten Prof Hong dalam operasi itu. Di rumah sakit Gukil pun belum ada seorang traine yang melakukan Awake surgery, itu sebabnya Dokter Yoo senang sekali hingga menggenggam erat tanganProf Hong tanpa menyadarinya.
Dokter Jin merasa iri karena Dokter Yoo akan melakukan operasi DBS bersama Prof Hong. Maka sebab itu, dia ingin rapat dan bertukar posisi dengan Dokter Yoo. Tapi karena Prof Hong sama-sama ingin bersama Dokter Yoo, sedang Dokter Yoo dan Dokter Jin sama-sama ingin jadi trainer Prof Hong, keadaan semakin rumit. Alhasil, meski mereka sempat cekcok dan gak ada yang mau ngalah, Prof Hong dan Dokter Yoo tetap jadi satu tim. Sedang Dokter Jin tetap dengan Dokter Jung Yoon Do.
Soo Chul (ji Soo) datang ke Soni Hawaii. Dia menemui Soon Hee untuk berpamitan karena dipecat dari pekerjaannya.
“Aku kesini untuk pamit. Aku dipecat tadi pagi. Semalam aku mabuk berat dan merusak barang-barang setelah mendengar kabar dari kalian”
“Ah, kau ini pemabuk yang buruk sekali. Aku bercerita soal dirimu pada Hye Jung” kata Soon Hee
“Dia bilang apa?” tanya Soo Chul penasaran
“Apa kau masih menyukai Hye Jung. Dulu kau sering mengikutinya kemanapun dia pergi. Tapi sekarang, kau  jangan dekati Hye Jung lagi”
“Kenapa dia bilang begitu? Apa dia malu karena aku sekarang seperti ini?” Soo Chul lalu marah pada Soon He
Ketua Jin, ayahnya, presdir Jung dan anggota kongres Na merayakan langkah awal mereka dengan minum bersama. Mereka kini sedang giat-giatnya melengserkan Presdir Hongdari ingin menguasai rumah sakit.
Soo Chul pergi ke GIMC untuk mencari cinta lamanya, Dokter Yoo Hye Jung. Karena penampilannya, para residen dan suster berusaha menghindari Soo Chul dan bilang bahwa Dokter Yoo tidak ada. Tapi begitu melihat Soo Chul, Dokter Yoo jadi senang dan mereka ngobrol sedikit.
Lalu datang Prof Hong dan Dokter Jung. Prof merasa terancam dengan kehadiran Soo Chul lagi.
“Kenapa bocah itu ada disini?” gerutu Prof Hong
“Kenapa anda jadi marah padaku. Kelihatannya anda jadi sok akrab sekarang” prpotes Dokter Jung
“Kenapa? Tidak boleh?” Prof Hong mulai sewot hahahaha )
Dokter Yoo mengajak Soo Chuk ke ruangannya
“Aku pikir kau akan pura-pura tidak mengenal ku setelah berhasil jadi orang sukses”
“Ah, kemana perginya Kim Soo Chul yang punya prinsip ‘Hidup atau Mati’” sindir Dokter Yoo
“Aku kesini mau pamit. Padahal kita baru bertemu”
“Kau mau pergi? Kemana?”
“Aku akan menjenguj putraku”
“Kau sudah menikah?”
“Iya, tapi bercerai! Apa kau tidak ingin melihat putraku. Dia tampan sekali seperti aku”
“Iya, aku mau” lalu Soo Chul mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto anaknya pada Dokter Yoo
“Mulai sekarang aku akan bekerja sangat keras. Melihat hidupmu, aku rasa aku juga bisa. Belum terlambat?” kata Soo Chul
“Mana ada kata terlambat. Kau masih kuat dan keren. Ah iya, kau masih naik motor?” tanya Dokter Yoo
“Kadang-kadang”
“Kau terlihat keren ketika naik motor” lalu ponsel Dokter Yoo berbunyi. Ternyata ayahnya yang menelpon. Dia mendapatkan nomor Dokter Yoo dari Kang Soo setelah adik tiri Dokter Yoo datang ke rumah sakit dan mereka bertemu setelah sekain tahun lamanya.
Pasien Lee So Jung kembali datang menemui Prof Hong di rumah sakit. Kali ini Prof Hong memberi atlit cantik itu harapan. Dengan level kesuksesan operasi DBS 90%, Lee So Jung merasa senang dan berterima kasih pada Prof Hong
Ibu tiri Dokter Yoo menjalani operasinya bersama Dokter Jung. Dokter Yoo hanya bisa melihat video operasi dan diam-diam melihat ayah dan adik tirinya dari kejauhan. Rasa sakitnya masih terlalu kentara untuk berubah pikiran
Dokter Jung menemui Dokter Yoo di ruangannya. Dia mengatakan bahwa operasi ibu tirinya berjalan lancar. Dan karena ingin menjadi lebih dekat dengan Dokter Yoo, Dokter Jung ingin mengajak Dokter Yoo makan bersama sebagai balasan bahwa Dokter Jung telah mengoperasi ibu tirinya. Tapi Dokter Yoo menolak dan Dokter Jin datang
Prof mengirim pesan pada Dokter Yoo dan Dokter Jin untuk berkumpul di ruangannya dan membicarakan operasi pasien Lee Soo Jung. Dokter Yoo dan Prof Hong saling melempar senyum manja yang membuat Dokter Jin iri
Soo Chul datang menemui Dokter Yoo di rumahnya. Setelah janjian semalam, Soo Chul datang dengan gaya kerennya sambil mengendarai motor kesayangannya. Dia ingin mentraktir Dokter Yoo. Lalu Dokter Yoo mengajak Soo Chul makan di kantin rumah sakit karena makanannya enak dan juga murah.
Di jalan, mereka berjalan beriringan. Soo Chul mengendarai motornya melaju kencang di ikuti mobil Dokter Yoo di belakangnya. Karena keasyikan dan saling memperhatikan satu sama lain, tiba-tiba.... Brekkkkkk Soo Chul kecelakaan. Dia tidak melihat ada mobil di akan berbelok ke arahnya tepat setelah dia melambaikan tangan pada Dokter Yoo
Dokter Yoo yang melihat langsung temannya celaka langsung menjerit dan menghentikan mobilnya beberapa meter dari tempat kejadian.

[NARASI DOKTER YOO HYE JUNG]

“Selalu saja begini. Cinta membawa ketakutan. Ketakutan sudah menguasaiku”
Yah, padahal udah mulai seru nih dengan perasaan Prof Hong yang merasa terancam akan kehadiran Soo Chul Tapi apa mau dikata, writernimnya tega banget kasih JI Soo akting Cuma beberapa scene. Tapi gak apalah, kan masih ada Dokter Jung Yoon Do yang bakalan jadi bumbu buat hubungan Dokter Yoo dan Prof Hong *asyikkkkkkk.

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 8] or Read The previous Episode [Episode 6]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon