July 06, 2016

Sinopsis Doctors Episode 5 - Kurebut Hatimu Kembali

DrameHouse.com - Prof Hong dan Dokter Yoo merasa sangat canggung ketika adegan mesra di ring itu terjadi secara tiba-tiba. Dokter Yoo meminta Prof Hong untuk pindah dari atas tubuhnya.

“Harusnya kau tidak melawan tadi. Kau baik-baik saja??” Prof Hong
“Iya, aku baik-baik saja”
“Kau terlalu kuat”.

Sinopsis Drama Doctors Episode 5 - Kurebut Hatimu Kembali :

Lalu Prof Hong mengantar dokter Yoo pulang. Dijalan, ada pengendara motor yang ugal-ugalan dan hampir menabrak dokter Yoo. Sontak Prof Hong langsung menarik lengan dokter Yoo *ehemm...

“Apa kau mau aku ajari memasang kateter tanpa navigasi”
celoteh Prof Hong pada Dokter Yoo
“Benarkan?? Kau mau mengajariku?” jawab Dokter Yoo ceria
“Bekerjalah denganku. Maka akan aku ajari yang kau inginkan”
“baiklah...”
lalu mereka berdua jalan bersama dengan bahagia. Sampai di rumah Dokter Yoo, Prof Hong membalikkan tubuh Dokter Yoo dan menyuruhnya untuk masuk tanpa berbalik lagi *coo cwiiittt

Esok harinya, Dokter Yoo pergi memeriksa bos mafia di ruang VIP. Semua anak buah si bos mafia langsung hormat. Mereka merasa berterima kasih ada Dokter Yoo telah menyelamatkan bos nya juga karena dokter Yoo bisa mengalahkan mereka semua.

Dokter Jin Seo Woo menyatakan cintanya pada Dokter Jung. Dia bahkan mempromosikan dirinya sendiri didepan dokter ganteng itu. Tapi sayang, Dokter Jung bilang dia tidak mau dan akan berusaha dengan keras untuk tidak menjadikan Dokter Jin Pacarnya. Tapi dia bisa menjauhi Dokter Yoo. Kenapa?? Karena Dokter Jung punya niat jahat ingin mengeluarkan Dokter Yoo dari rumah sakit.

Ketua Jin menghukum semua dokter yang ada di departemen bedah saraf dengan tidak memberi mereka liburan. Ketua Jin (ayah Seo Woo) sengaja melakukan itu untuk menyusahkan wakil presiden Kim Tae Hoo karena dia setuju dengan Presdir Hong untuk menentang Ketua Jin. Ketua Jin juga  menekan kerja semua dokter di departemen bedah saraf karena pendapatan dari departemen bedah saraf paling sedikit dibanding departemen bedah umum.

Predir Hong dan ayah ketua Jin adalah sahabat lama. Tapi Ketua Jin dan ayahnya punya niat jahat ingin menguasai rumah sakit. Ketika Ayah ketua Jin dan Presdir Hong bermain golf bersama, mereka membicarakan sedikit tentang pekerjaan. Dan Presdir Hong cenderung mewariskan jabatan pada Prof Hong (sebagai anaknya) atau pada wakil presiden Kim Tae Hoo.

Merasa diabaikan, ayah ketua Jin segera mengambil tindakan. Dia menemui Ketua Jin di ruangannya dan memberikan sebuah berkas dan menyebut nama Doong Sik. Entah siapa sebenarnya Dong Sik itu. Tapi yang jelas mereka punya rencana jahat pada presdir.

“Berikan ini pada Presdir Jung (ayah Dokter Jung) ketika kau melihatnya nanti. Ini tentang Dong sik. Aku pikir sekarang waktunya dia pulang”
kata ayah ketua Jin

Dokter Jung mulai menyusahkan Dokter Yoo, dia menyuruh  asistennya memanggil Dokter Yoo untuk menyiapkan ruang operasi dan membantunya operasi. Dengan santainya, Dokter Yoo menemui Dokter Jung  tanpa baju operasi. Dia masih stand bye dengan seragam dokternya yang putih bersih.

“Apa kau tidak mendengar aku menyuruhmu menyiapkan ruang operasi?”
“Ya, aku dengar”
Dokter Yoo
“Lalu kenapa kau masih berpakaian seperti itu?”
“Sejauh yang aku tahu, Dokter Jin adalah asistenmu”
Dokter Yoo
“Mulai hari ini, kau akan membantuku dan menjadi trainee ku” jelas Dokter Jung
“Kenapa aku harus dilatih olehmu. Aku tidak tertarik pada ligasi aneurisme otak. Aku punya pengalaman yang cukup dengan hal itu” bantah Dokter Yoo
“Kau hanya akan menggunakan prosedur melingkar. Jadi kau menolak untuk bekerja dibawahku? Jadi kau harus mengoperasinya sendiri. Baru aku akan menyetujuinya” ancam Dokter Jung
“Bagaimana jika operasiku sukses?” kata Dokter Yoo
“Aku akan melakukan apapun yang kau inginkan. Tapi kalau tidak. Kau bisa saja dikeluarkan dari rumah sakit ini”

Dokter Jin Seo Woo menelpon Prof Hong dan memberitahu bahwa Dokter Yoo Hye Jung akan melakukan operasi aneurisma atas suruhan Dokter Jung.

Karena kondisi pasien cukup kritis dan sangat berbahaya, makan Prof Hong mencari dan menemui Dokter Jung untuk membantu Dokter Yoo. Tapi Dokter Yoo membantah mereka berdua yang sedang debat. Dokter Yoo ingin melakukan operasi sendiri karena telah melakukan perjanjian dengan Dokter Jung dan untuk membuktikan bahwa dirinya bisa.

Di ruang operasi, Prof Hong kekeh ingin membantu Dokter Yoo. Dia takut Dokter Yoo mengalami kesulitan ketika mengoperasi pasien. Prof Hong bertindak sebagai asisten bagi Dokter Yoo. Dan ketika pembuluh darah pecah, situasi menjadi tegang.

Pasien terus kehilangan darah dan Dokter Jung khawatir pasien akan meninggal. Karena itu dia menyuruh Prof Hong untuk mengambil alih operasi. Tapi Dokter Yoo tetap ingin melanjutkannya. Prof Hong juga terus menyemangati dan membantu Dokter Yoo, Hingga akhirnya, Dokter Yoo berhasil menemukan aneurisma si pasien.

“Percayalah, dan fokus” nasehat Prof Hong
“Aku mendapatkannya. Apa kau ingin mengambil alih?” tanya Dokter Yoo pada Prof Hong
“Ini operasimu, jadi kau harus menyelesaikannya” kata Prof Hong membuat Dokter Yoo tenang.

Keluar dari ruang operasi, Dokter Jung menemui Dokter Yoo. Dia minta maaf atas perlakuannya tentang keputusan atas operasi itu. Berkat itikad baik itupun, hubungan Dokter Yoo dan Dokter jung mulai membaik. *ahhh, mungkin juga Dokter Jung udah mulai suka dengan Dokter Yoo ya :)) ihirrrr.

Dokter Yoo menghampiri Prof Hong yang yang sedang duduk santai di taman setelah operasi. Dokter Yoo juga membawakan air dan kopi untuk mantan gurunya itu.

“Kenapakau selalu ingin membantuku? Apakah kau masih melihatku sebagai  muridmu?” tanya Dokter Yoo
“Apa kau pikir bahwa aku seperti ini karena menganggap kau muridku? Kau bodoh jika kau pikir seperti itu” kata Prof Hong
“Haruskan aku bahagia karena berhasil menjadi dokter tanpa kencan dengan siapapun. Kau juga tidak tahu apa yang aku rasakan. Apa kau tidak melihat caraku melihatmu. Setiap kali aku melihatmu. Aku teringat terakhir kali bertemu denganmu. Seharusnya aku tidak membiarkanmu pergi” lanjut Prof Hong seakan menyatakan perasaanya.
Dan Dokter Yoo jadi flashback akan kejadian dimana Soo Chul menjemputnya dan Dokter Yoo mengabaikan Prof Hong yang mengejranya (episode 4)
Dokter Yoo yang merasa kaget akan pernyataan Prof Hong langsung berdiri dan menumpahkan kopi juga airnya.

“Apa ini caramu untuk mengatakan tidak” celoteh Prof Hong sambil tertawa *palsu
“Tidak.. tidak..”
“Lalu, maukah kau kencan denganku?”
tanya Prof Hong pada Dokter Yoo sambil memegang tangan mantan muridnya itu ^^ ihirrrr
“Tidak”
“Kau menolakku”
lanjut Prof Hong
“Kenapa kau menjawab pertanyaan tidak untuk dua pertanyaan. Kau terbiasa menjawab tidak atas pertanyaan yang kau iyakan” *what si prof berusaha mempengaruhi Dokter Yoo nih :)
“Tidak” Dokter Yoo terus menjawab tidak *mungkin karena grogi kali ya ^^ hahahaha
“Baiklah. Aku akan memintamu lagi nanti. Aku melakukannya karena aku merasa canggung. Aku ingin kau menjawab YA. Tak peduli apapun yang akan aku tanyakan” wowww... Prof Hong maksa nih

Presdir Jung (ayah Dokter Jung) datang menemui Ketua Jin di Gukil Medikal Center. Lalu Ketua Jin memberikan dokumen yang diberikan oleh ayahnya itu. Dan ternyata benar, Ketua Jin berhasil menghasut Presidr Jung untuk melawan Presdir Hong.

Prof Hong menelpon Dokter Jin tapi dia tidak mengangkatnya. Setelah berkonsultasi dengan temannya, dia memutuskan untuk menemui Prof Hong. Di taman, Prof Hong berkata pada Dokter Jin bahwa dia tidak ingin terjadi kesalahpahaman seprti 13 lalu. Dia juga mengatakan bahwa dia menyukai Dokter Yoo Hye Jung.
“Aku menyukai Hye Jung”
“Harusnya kau mengatakan itu padanya. Bukan aku”
bantah Dokter Jin
“Kau pikir aku akan mengatakannya tanpa memberi tahu dia lebih dulu” aih, Prof Hong bikin Dokter Jin makin baper aja nih
“Aku senang untukmu. Aku gugup ketika dia muncul lagi dalam hidupku. Aku takut, apalagi yang akan dia ambil setelah ini. Setidaknya bukan cinta. Aku menyukai Dokter Jung Yoon Do” aku Dokter Jin
“Aku harap kalian bisa bersama” kata Prof Hong.

Dokter Yoo duduk sendiri di ruangannya melihat kembali proses operasi anuerisma yang berhasil dia lakukan tadi . Dia juga teringat akan kebaikan Prof Hong ketika mengantarnya pulang semalam. Dokter Yoo juga teringat akan pertemuan terakhirnya dengan sang nenek ketika neneknyaakan memasuki ruang operasi.
Lalu Dokter Yoo menelpon Prof Hong untuk meminta sesuatu sebelum menjawab pertanyaan kedua dari Prof Hong soal kencan.

“Kau adalah putra kedua dari presdir. Kau juga direktur yayasan. Jadi kau memiliki akses untuk catatan medis semua pasien disini, kan?” Dokter Yoo
“Maksudmu informasi tingkat tinggi?” tanya Prof Hong. Lalu Dokter Yoo melihat orang yang sama dengan orang yang mencurigakan di sekitar ruangan VIP bos mafia waktu itu. Ketika Prof Hong terus bertanya, Dokter Yoo memutuskan untuk melanjutkan pembicaraannya nanti.

Lalu Dokter Yoo mengejar pria mencurigakan itu tapi tidak ketemu. Dia memberanikan masuk keruangan si bos mafia. Ternyata dia baik-baik saja. Tapi ketika Dokter Yoo pergi, pria mencurigakan itu malah masuk ke ruangan si bos mafia.

Prof Hong melanjutkan rencananya untuk pergi bersama temannya saat kuliah dulu. Yang ternyata dia adalah paman Dokter Jung. Di perjalanan, Soon Hee menelpon Prof Hong karena Dokter Yoo tidak menerima telponnya. Soon Hee ingin memberi tahu bahwa Soo Chul muncul kembali. Tapi dia tidak mengenalinya. Soo Chul datang ke restoran Soon Hee mengantar tabung gas.

Prof Hong yang takut terjadi sesuatu pada Dokter Yoo langsung berlari menuju rumah sakit tanpa menghiraukan keselamatannya sendiri. Dia nekat menerobos jalan meski sedang lampu hijau.

Dokter Yoo kembali ke kamar bos mafia mengambil alih tugas Kang Soo karena dia kasihan pada Kang Soo yang belum makan sama sekali dari pagi. Tapi ketika sampai di kamar si bos, si bos ternyata sudah diikat dan disekap oleh orang itu. Dokter Yoo pun akhirnya juga jadi korban penyanderaan.

Dokter Jung menyusul Dokter Yoo ke kamar si bos mafia (Tuan Gong), ketika masuk ke kamar si bos. Keadaan sedang tegang. Orang yang mencurigakan itu sedang menodongkan pisau pada Dokter Yoo. Dokter Jung berusaha menghindar tapi terlambat. Akhirnya dia juga menjadi sandera. Padahal Dokter Yoo hampir berhasil membujuk orang itu untuk memberikan pisaunya.

Ketika akan melakukan perlawanan, Dokter Yoo menendang orang itu dan berusaha menyelamatkan si bos. Tapi pisau malah mengenai orang itu sendiri. Untunglah Dokter Yoo selamat. Prof Hong yang melihat darah banyak sekali sempat khawatir dan takut jika darah itu adalah darah Dokter Yoo. Tapi ternyata bukan!

BERSAMBUNG... 
Continued on the next episode [Episode 6] or Read the previous episode [Episode 4]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

6 komentar

Episode 6 sudah meluncur dg selamat ya #HappyReading cinguah :)

Sinopsisnya udah, tp gambarnya menyusul ya. Admin kece masih libur lebaran nih *mohon maaf lahir & batin ^^

Iya, gambar2 nya menyusul ya :) thanks for coming cingu ^^

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon