July 26, 2016

Sinopsis Doctors Episode 11 - Bertamunya Masa Lalu

DrameHouse.com - Aloha cingudeul. serial drama korea Doctors makin seru nih. Setelah pertengkaran kecil karena ke-ikut campuran Prof Hong soal berkas anestesi nenek Dokter Yoo, hubungan mereka sedikit renggang.
Sinopsis Doctors Episode 11 - Bertemunya Masa Lalu :

Prof Hong berusaha mengejar Dokter Yoo, tapi Dokter Yoo keburu menerima telepon yang ternyata dariketua Jin.

"Direktur..." Dokter Yoo
"Kau tahu?" jawab Dokter Yoo
"Tentu saja aku tahu. Anda adalah direktur rumah sakit gukil. Jin Myung Hoon. Aku tidak menyangka Anda akan langsung menghubungi"
"Tapi apa hubungannya wanita ini dengan Hong Ji Hong" desis Ketua Jin setelah menutup telepon dari Dokter Yoo

Di IGD rumah sakit gukil, ada seorang pasien yang belum di tangani karena dokter barunya belum datang. Setelah si dokter keluar dari ambulan... ternyata dokter baru itu adalah In Joo unnie. What?? si unnie datang lagi. Dan kisah cinta lama antara muda mudi bserta seniornya ini bakal terulang di rumah sakit ini. (Baca Prof Hong, Jin Seo Woo, Yoo Hye Jung dan In Joo unnie).

Setelah melihat pasiennya di IGD, In Joo kemudian pergi ke ruangan VIP tempat Presdir Hong dirawat. Dia ingin menyapa ayah sahabatnya itu karena lama tidak bertemu dan karena belum sempat menjenguk setelah mendengar kalau kabar kalau presdir Hong di operasi. Disana, In Joo unnie bertemu dengan Dokter Yoo.

"Halo dokter. Anda tidak adil. Anda adalah seorang ahli bedah saraf tapi tidak bisa menjaga kesehatan anda sendiri" omel In Joo pada Presdir Hong
"Ahh, sudahlah. Aku sudah kena omel oleh Ji Hong" jawab Presdir akrab "Sapalah dia. Dia dokter Yoo Hye Jung, fellow dari departemen ahli bedah saraf"
"Kau sudah besar rupanya" kata In joo unnie pada Dokter Yoo
"Kalian sudah saling kenal?" tanya Presdir Hong kepo
"Kami pernah bertemu sebelumnya"

Karena mendapat telepon dari Kang Soo, maka Dokter Yoo pergi terlebih dahulu. Dan lagi-lagi dia bertemu dengan In Joo unnie di ruang CT. Lengkap dengan Prof Hong juga. Jadinya mereka perdana ketemuan bertiga nih ^^ *deg-deg serrr

Tim ahli bedah umum memutuskan agar tim ahli bedah saraf mengopersi pasien terlebih dahulu. Di ruangan cuci tanga, Prof Hong bertemu dengan Dokter Yoo. Kondisi mereka masih tetap saja dingin pasca tragedi berkas nenek Dokter Yoo.

"Nanti aku akan pergi minum dengan temanku. Apa kau mau ikut?? kau juga kenal kan dengan In Joo?" sapa Prof Hong pada Dokter Yoo
"Apa konsep mu seperti "Pohon Pemberi" atau mirip "Paman Berkaki Panjang"? Seharusnya kau marah padaku. Itu adalah reaksi orang normal" sindir Dokter Yoo pada Prof Hong soal kejadian nenek
"Aku memang tidak normal dari awal. Tapi sekarang, aku memang agak marah" jawab Prof Hong yang tampak serius.

Ketua Jin dan ayahnya, Presdir Jin pergi menemui Presdir Hong. Disana mereka juga bertemu Prof Hong Ji Hong yang datang untuk menjenguk ayahnya. Lalu Ketua Jin menyapa Prof Hong dan menyuruhnya untuk mampir ke ruangannya sebelum dia turun jabatan.

Dokter Yoo memilih pergi ke ruangannya untuk beristirahat setelah melakukan operasi. Tapi Ada Dokter yang baru saja menerima telepon dari ayahnya dan disuruh untuk menjelaskan tentang pengaduan disipliner Dokter Yoo.

Bukannya mendapat dukungan dari sang ayah. Dokter Jin malah kena marah habis-habisan. Ayahnya memarahi dokter Jin karena melaporkan hal sepele dan buang-buang waktu. Dia menyuruh dokter Jin untuk tetap diam dan mengumpulkan kekautana. Sang ayah, Ketua Jin juga bilang kalau dia menyukai Dokter Yoo. *admin kece mikir* apa karena dia takut kalau Dokter Yoo buka mulut soal kesalahan medis neneknya ya ^^

Dokter Yoo menemui Prof di ruangannya setelah dari ruangan Dokter Kim. Kata dokter Kim, Dokter Yoo harus berterima kasih pada Prof Hong karena sangat cemas dan berusaha minta tolong untuk mengatasi rapat komite disipliner yang dikenakan pada Dokter Yoo.

Di ruangan Prof Hong, Dokter Yoo berbicara panjang lebar soal masalah nya dengan In Joo unnie di masa lalu. Dia juga ingin Prof Hong berubah dan bisa mencintainya sebagi seorang perempuan normal. Dokter Yoo juga menjelaskan kenapa dia tidak mau Prof Hong ikut campur soal kasus neneknya.

"Kalau aku selalu menerima, maka aku tidak akan bisa hidup tanpamu. Lalu, bagaiman jika suatu hari kau berhenti mencintaiku?" Dokter Yoo
"Itu tidak akan mungkin terjadi" jelas Prof Hong
"Jangan katakan tidak mungkin pada apapun"
"Apa yang harus aku lalukan?" tanya Prof Hong
"Berubahlah. Kau tahu apa yang paling aku takutkan? Dibuang!" kata Dokter Yoo lalu pergi

Kalau Dokter Jin Seo Woo sibuk ingin menghancurkan Dokter Yoo, beda halnya dengan dokter ganteng Jung Yoon Do. Dokter yang suka merubah keputusannya ini malah sibuk buat move on. Dia berusaha keras melupakan Dokter Yoo karena merasa sudah kalah sebelum berperang dengan Prof Hong. Dia bahkan melampiaskan amarahnya dengan olahraga kecil di rumahnya. Kemudian merasa tidak taha lagi, akhirnya Dokter Jung menelpon Dokter Yoo untuk mengatakan bahwa dirinya akan tetap hidup berantakan sesuai apa yang akan dia lakukan. Whatt... maju terus pantang mundur nih rupanya ^^ #fighting

Ayah Prof Hong terus merasa sedih karena penyakitnya dan ingin segera melihat Prof Hong menikah sebelum dia mati. Dan Prof Hong menyimpan semua kekhawatiran atas kesehatan juga masalah yang sedang di alami oleh ayahnya dalam setiap senyuman nnya yang ringan.

Malam hari, Presdir Jin datang menemui Presdir Hong. Disana dia marah-marah dan mengancam untuk berperang. Dia marah sekali karena mengetahui Presdir Hong punya salinan dana gelapnya.

"Kenapa kau lakukan ini padaku. Katanya itu satu-satunya salinan yang kau punya. Tapi aku menemukan sati di kantormu. Mulai sekarang kiat perang. Kau dan aku. Myung Hoo dan Ji Hong" Presdir Jin
"Kau tidak usah bawa anak-anak" kata Presdir Hong
"Kenapa, kau yang selalu mengincar Myung Hoon" teriak Presdir Jin lalu pergi.

Predir Hong berusaha mengejar Presdir Jin Sung Joon karena melibatkan Prof Hong. Tapi tiba-tiba, Presdir Hong ambruk dan tidak sadarkan diri.

Dokter Kim Tae Hoo langsung menghubungi Prof Hong. Setelah melihat kondisi ayahnya yang sangat kritis, Prof Hong menyuruh dokter untuk menyiapkan ruang operasi. Tapi di koridor setelah keluar dari ruangan ayahnya, alarm berbunyi.

"Kode biru, lantai 17 ruang VIP" alarm
"Ayahku...." kata Prof Hong reflek dan langsung berlari ke ruangan ayahnya bersama dokter Kim Tae Ho

Setelah sampai di ruangan ayahnya, Dokter Yoo memberi tahu Prof Hong kalau nadinya lemah. Kemudian Prof Hong langsung memacu jantung ayahnya dan meminta untuk dibawakan defibligator (alat pemacu jantung). Tapi Dokter Jung menolak karena Presdir Hong sudah membuat perjanjian untuk tidak menyadarkannya.

Prof Hong yang syok dan sangat khawatir, langsung naik ke ranjang tempat ayahnya berbaring. Dia berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan sang ayah. Tapi sayang, jantung Presdir Hong sudah berhenti. Dokter Yoo tak henti-henti nya menangis, begitupun dengan Prof Hong.

Lalu dokter Kim Tae Ho menyruh Dokter Yoo untuk mengambil defibligator. Dia juga berusaha membangunkan Presdir Hong. Tapi terlambat :(

[NARASI PROF HONG JI HONG]

"Bagi Laki-laki, seorang ayah adalah perpanjangan dirinya. Kehilangan seorang ayah mirip seperti kehilangan diri sendiri. Malam itu, aku kehilangan diriku!"

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 12] or Read the previous episode [Episode 10]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

3 komentar

Ga sabar nunggu sinopsis y.pengen cpet cepet baca

Ga sabar nunggu sinopsis y.pengen cpet cepet baca

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon