July 04, 2016

Sinopsis Another Oh Hae Young Episode 17 - One More Time

DrameHouse.com - Keromantisan Park Do Kyung dan Oh Hae Young masih beranjut di awal episode 17 ini. Mereka yang kian mesra saling menyatakan cinta dibawah rintik hujan dan sepayung berdua.

“Apa aku boleh mengatakan sesuatu?” tanya Do Kyung lalu terdiam lama mencoba mengumpulkan keberaniannya
“Katakan saja. Kenapa kau diam, katanya mau bilang sesuatu” cecar Hae Young
“Aku Mencintaimu” kata Do Kyung singkat dan dibalas tatapan heran Hae Young. Lalu kedua nya saling tersenyum dan berjalan bersama lagi
“Kau baru menyatakannya. Lama sekali”
“Apa kau tidak mau bilang sesuatu. Orang lain biasanya membalas pernyataan itu”
Do Kyung
“Apa boleh aku membalas pernyataanmu disini?” tanya Hae Young dan dibalas dengan anggukan kepala oleh Do Kyung
“Aku juga mencintaimu Park Do Kyung” teriak Hae Young meski sekitarnya banyak orang. Lalu Do Kyung semakin memeluk erat kekasihnya itu suoaya berhenti karena malu.


Di bus, Hae Young masih berusaha bisa meluapkan rasa senangnya karena pernyataan cinta Do Kyung. Lalu dia membuka jendela bus dan berteriak. “Park Do Kyung, aku juga mencintaimu. Kau itu milikku”.
 
Setelah berteriak, Hae Young heran karena Do Kyung tidak ada di sampingnya. Ternyata si doi malu gaes. Do Kyung pindah ke kursi belakang sambil tersenyum melihat Hae Young yang kaget karena dia tidak ada disebelahnya. Lalu Hae Young pindah ke kursi belakang menyusul Do Kyung. Lagi-lagi mereka saling melempar senyum mesra. Kemudian Hae Young memeluk erat tangan Do Kyung. *romantissss

Setibanya di rumah Hae Young, si lugu dan apa adanya ini terus menciumi tangan Do Kyung hingga Do Kyung geli dan gemas. Padahal di halaman rumah, ada ibu dan ayah Hae Young. Ketika ibunya marah dan mendengar semua perkataan juga kemesraan Hae Young dan Do Kyung, ibunya  menendang sebuah wadah yang berbunyi sangat keras. Hae Young dan Do Kyung kaget. Lalu Hae Young menyuruh  Do Kyung cepat pulang. Hahahahaha ngakak banget deh ceritanya.

Do Kyung memang anak yang baik. Bahkan noona saja sampai kesal sendiri sama ibu mereka. Karena Do Kyung yang kalem gak marah sedikitpun atas apa yang telah ibunya lakukan selama ini. Termasuk masalah dengan CEO Jang dan Han Tae Jin soal penyitaan studio.
 
Ibunya yang heran sekaligus takut menelpon Soo Kyung dan meminta tolong agar mencari tahu apakah Do Kyung punya gangguan kesehatan atau tidak.

Beberapa saat kemudian, Do Kyung menelpon Hae Young. Dia mengajak Hae Young makan malam bersama keluarganya di rumah.
“Ayo kita makan malam bersama noona”
“Apa? Dengan direktur Park?”
“Tolak saja ajakan dia”
kata Park Soo Kyung yang lewat didepan Hae Young
 
Park Soo Kyung datang bersama Oh Hae Young naik taksi. Dan Do Kyung bersama Park Hoon. Wahhh, calon keluarga bahagia nih rupanya
“Aku masih ingin menjemput kalian” Do Kyung
“Kenapa kau harus kembali. Kami bisa naik taksi” Soo Kyung
“Tunggu, kalian berdua??? Katanya pacar wanita itu yang merusak studio” Hoon menarik lengan baju Do Kyung dan heran
“Cuma aku pacar wanita itu. Berhenti bicara yang tidak-tidak atau aku akan membunuhmu” bela Do Kyung ^^

Setelah selesai makan, Do Kyung dan Hae Young naik ke atas. Hae Young ingin sekali Do Kyung bernyanyi lagu ‘The Daydream’ yang dia rekam waktu kecil. Lalu dia memohon sambil memeluk Do Kyung dari belakang . Tapi Do Kyung malah memberi Hae Young gelang. Pas waktu Do Kyung make-in gelangnya di tangan Hae Young, si doi malah ngira itu borgol pemirsah. Keren ya, lucu mereka ^^.

Ternyata meski tengil, Hoon juga sangat peduli dan menyayangi noonanya ya. Di pergi mencari Jin Sang ke klub malam. Dan benar, disana dia menemukan Jin Sang sedang bersenang-senang dengan perempuan. Lalu Hoon berteriak hingga Jin Sang kaget dan mengejarnya.

“Kakak ipar, tidak seharusnya kau hidup seperti ini. Pikirkanlah bayi itu” teriak Hoon kemudian lari karena dikejar Jin Sang.
“Dasar kau!” teriak Jin Sang sambil mengejar Hoon dan kembali kedalam bar. Hoon yang masih belum puas masuk bar lagi dan berteriak lagi. Jin Sang kemudian mengejar Hoon lagi. Begitu seterusnya. Hingga mereka berkelahi di pinggir jalan dan Jin Sang kembali lagi ke bar.

Setelah pelayan menyuguhkan buah-buahan, Jin Sang teringat pada Soo Kyung karena melihat melon dan pergi dari bar itu.
 
Pulang dari mengantar Hae Young, Do Kyung melihat Han Tae Jin jalan terhuyung-huyung di pinggir jalan. Awalnya Do Kyung hanya mengamati Han Tae Jin dari belakang kemudian membiarkannya dan melaju pergi. Tapi Do Kyung berubah pikiran dan kembali untuk menolong Tae Jin.

Dia mencari Tae Jin kesana kemari tapi tidak ada. Lalu Do Kyung melihat Tae Jin di jembatan penyebrangan dan hampir jatuh. Lantas Do Kyung menolongnya kemudian pergi.

“Jika aku melihat lagi moment ini sewaktu aku mati. Aku tidak akan menyesal” kata Do Kyung dalam hatinya setelah menolong Tae Jin.

Di rumah CEO Jang, Oh Hae Young cantik datang memohon bantuan agar tidak menyiksa Do Kyung. Dia bahkan rela berlutut  meski CEO Jang tidak menghiraukannya.

Keluar dari rumah CEO Jang, Oh Hae Young bertemu Han Tae Jin. Mereka lalu terlibat obrolan sengit.

Jin Sang menemui Soo Kyung di kantornya. Dia berusaha bertanggung jawab dan membuka hatinya untuk orang yang selam aini dia anggap kakak. Soo Kyung terus saja menghidari Jin Sang. Lalu Jin Sang mengejar Soo Kyung ke lift. Salah satu pegawainya yang juga mengerti bahasa Perancis lantas mengajak karyawan yang lain keluar karena mengerti perkataan yang dimaksud Jin Sang. Ketika mereka keluar lift, Jin Sang dan Soo Kyung berciuman. Very long kisseu and hot *omooooo :))

Si cantik Oh Hae Young menemui Hae Young dan berusaha menenangkan Hae Young.
“Percayalah, semua akan baik-baik saja”
"Terima kasih”.
 
Do Kyung mendapatkan lagi penglihatan akan kematiannya, kini semakin jelas dan menakutkan. Bahkan gelas yang Do Kyung letakkan di meja jatuh kemudian pecah membuat semua crew nya kaget dan heran.

Do Kyung menemui psikiater nya lagi. Dia menceritakan akan penglihatannya. Bahwa ada bunga putih (semacam bunga ceri) jatuh dari langit. Itu terjadi di bulan Juni 2016. Padahal menurut psikiaternya, bunga ceri tidak gugur di bulan Juni ?! *so...??

Do Kyung lalu memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya pada Hae Young. Dia menjemput Hae Young dan mengajaknya ke rumahnya. Dia mengatakan bahwa pertama kali bertemu, bukan di kafe bersama Kim Hee Ran, tapi di jalan di depan kantor pos Ye Yi Do.

“Aku bahkan mengenal mu sebelum kita bertemu. Wajahmu selalu ada di kepalaku. Kemudian aku bertemu denganmu di kafer bersama Hee Ran"
“Bagaimana bisa kau melihatku dan aku terus muncul di kepalamu padahal kita belum bertemu?”
tanya Hae Young bingung
“Itu hanya seperti sebuah kenangan. Aku terus melihatmu pergi ke tempat lain meski kau belum pergi. Aku tidak melihat hal lain. Aku hanya terus melihatmu” ... “Awalnya aku mengira aku melihat masa depan seperti orang super. Tapi aku menyadari, apa yang aku lihat dan kenapa aku melihatmu” cerita Do Kyung
“Kenapa kau terus melihatku” potong Hae Young
“Dimasa depan, ketika aku mati. Itulah yang akan aku ingat saat nafas terakhirku”
“Dimasa depan?”

“Ya, tepat sebelum aku mati. Cuma kau yang aku pikirkan. Aku sangat merindukanmu sampai-sampai perasan itu tersampaikan dari waktu ke waktu. Dokterku bilang, itu bisa terjadi. Ingatanku waktu aku sekarat karena kita tidak pernah bisa bersama dan putus. Kau pindah dari sini dan hubungan kita berakhir begitu saja. Padamu, aku mengatakan hal-hal yang berlawanan dari yang aku lihat” ... “Sekarang, meski aku mati. Aku tidak akan menyesali apapun. Terimakasih” kata Do Kyung panjang lebar. Sedang Hae Young malah takut dan cemas dengan penjelasan Do Kyung.

“Kau menyuruhku keluar tengan malam dan mengatakan ini. Jadi, ceritamu ini sungguhan?” tanya Hae Young yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Do Kyung.
“Kau tahu, belakangan aku sering menulis buku harian. Setiap hari aku merasa tersanjung. Ini pertama kalinya, pria yang sangat aku cintai juga mencintaiku. Jadi aku berpikir untuk menyimpan kenangan ini” kata Hae Young manja lalu mengecup bibir Do Kyung.

Do Kyung yang juga lega bisa mengatakan yang sebenarnya pada Hae Young membalas kecupan itu dengan manis. jdilah mereka kissing in the bed *tutup mata

Hae Young pulang kerumah sembunyi-sembunyi, tapi ibunya tahu dan menyuruh Hae Young mengajak Do Kyung masuk untuk sarapan bersama. Saat makan, ibu Hae Young meletakkan ikan di nasi Do Kyung. Tentu suasana malah makin canggung dan jadi aneh.
 
Han Tae Jin pergi ke kantornya, disana dia melihat banyak orang sedang membersihkan dan akan menyita kantornya, lalu seseorang bilang.

“Lee Chan Soo memalsukan laporan penjualan dan mengganti dokumennya. CEO Jang menyadarinya. Itu sebabnya dia menarik investasinya. Dia juga yang menghancurkanmu”
Tae Jin lalu pergi mencari dan menghajar Lee Chan Soo, teman yang selama ini dia anggap sahabt dan paling mengerti dia.

Sedang Hae Young menyadari bahwa selama ini Do Kyung juga aneh. Dia mengingat semuanya dan berpikir mungkin yang dikatakan Do Kyung akan terjadi. Itu sebanya dia merinding. Menyadari semua itu, dia langsung berlari mencari Do Kyung.

“Tidak, tidak tidak. Tidak mungkin Hae Young” sambil berlari dan menangis.

Do Kyung melihat Han Tae Jin di dalam mobilnya tepat di depan kantornya. Do Kyung memakai pakaian hitam dan putih. Persis seperti dalam penglihatannya. Merasa akan terjadi sesuatu, dia lalu menelpon Hae Young dan berkata

“Kita tidak bisa berfoto bersama. Aku merekam sebuah lagu untukmu. Aku mencintaimu”.
 
Melihat Do Kyung hanya berdiri dan menelpon sambil menatap ke arah Tae Jin, dia lalu menghidupkan mesin dan melaku sangat kencang. Do Kyung yang refleks langsung melepas tas nya dan lari sekencang-kencangnya.

Do Kyung memutuskan untuk berhenti, dan siapa sangka. Han Tae Jin juga mengerem mobilnya. Dia tidak menabrak Do Kyung. Ketika keluar dari mobilnya, Tae Jin melihat sepatu Do Kyung yang ternyata sama dengan sepatu orang yang menolongnya di jembatan. Lalu dia pergi meninggalkan Do Kyung sambil marah dan malu pada dirinya sendiri.

Do Kyung terus berlari, dia sangat syok. Lalu di jembatan dia melihat Hae Young yang juga berlari. Kemudian mereka sama-sama berlari saling mendekati dan berpelukan. Itu adalah bentuk emosi danperasaan yang mereka rasakan selama ini. Benar-benar mendebarkan dan seperti Sungguhan!

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 18] or Read the previous episode [Episode 16]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

7 komentar

siap cingu, ditunggu ya ^^ thanks for reading :))

Ditunggu ya epis 18 nya.trims min

keren, g sabar baca yg episode terakhir. semangat kak nulisny

Gk ada gambarnya ya min? Next min. Mksh

Min kapan dilanjutnya si sinopsis another miss oh ep 18 ?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon