June 29, 2016

Sinopsis Doctors Episode 3 - Pergi atau Kembali

DrameHouse.com - Setelah beredarnya rumor tentang ‘Skandal Guru & Murid’ yang tulis Seo Woo di sebuah media online pada episode 2. Guru Hong menemui ibu Seo Woo sebagai ketua dalam rapat ‘Sekolah Wanita Namyang’.  Ibu Seo Woo berusaha mengintimidasi Guru Hong sehingga dia mau menjauh dari Hye Jung. Namun Guru Hong yang pintar dan cerdas tak mau kalah begitu saja oleh perkataan ibu Seo Woo.

Dia malah membalik perkataan ibu Seo Woo dan akan menempuh jalur hukum jika Seo Woo terus salah paham dan bertindak bodoh. Maka dengan begitu orangtuanya juga akan malu.
Hye Jung dan Soon Hee dibawa ke kantor polisi. Hye Jung merelakan dirinya mendekam di penjara. Meski Soon Hee sangat kasihan dan tidak mau pergi meninggalkan Hye Jung. Tapi ayahnya terus menarik Soon Hee keluar kantor polisi.
Hye Jung meminta Soon Hee dan Guru Hong menjauh dari dirinya. Dia tidak mau orang-orang di sekitarnya terlibat masalah kebakaran itu. Tapi Soon Hee yang setia kawan malah menelpon Guru Hong dan memberi tahu bahwa Seo Woo masuk rumah sakit dan Hye Jung di tahan di kantor polisi.

“Aku menyukaimu. Aku juga menghormati mu. Tapi kenapa kau mengecewakan aku. Kenapa bukan aku. Kenapa harus dia?” ronta Seo Woo pada guru yang diam-diam dia sukai
“Apakah kau sadar kalau kau itu pintar dan cantik” sindir Guru Hong “Aku harap kau segera sembuh. Baik fisik maupun  psikis” kata Guru Hong yang kesal pada Seo Woo lalu pergi meninggalkan rumah sakit. Sedang Seo Woo malah menangis tersedu-sedu di ranjangnya.
Setelah menemui Seo Woo, Guru Hong pergi ke kantor polisi menemui Hye Jung. Dia melihat baju Hye Jung robek. Karena itu dia meminta Hye Jung menunjukkan lengannya. Tapi Hye Tidak mau. Dan di tariklah tangan Hye Jung oleh guru tampan yang baik hati ini. Kemudian di obati dan di perban.
In Joo unnie menunggu Guru Hong di parkiran kantor polisi. Lalu Guru Hong teringat bahwa paman In Joo unni adalah seorang pengacara dan memintanya membebaskan Hye Jung.

Guru Hong memberi nenek Hye Jung kartu nama paman In Joo. Merasa sangat frustasi dan marah, akhirnya nenek menelpon ayah Hye Jung. Tapi sayang, ayahnya bahkan tidak mau lagi berurusan dengan Hye Jung. Lalu nenek pergi menemui Seo Woo di rumah sakit untuk minta maaf pada keluarganya.

Sampai di rumah sakit. Nenek malah kaget karena ayah Seo Woo adalah dokter yang memeriksa nenek selama ini. Dokter itu juga tahu bahwa nenek menderita kanker dan harus di operasi. Sedang ibu Seo Woo malah marah-marah dan mengusir nenek.
Pulang dari RS, nenek pergi menemui Hye Jung di penjara. Dia membawakan Hye Jung makanan dan bertanya, apakah dia baik-baik saja. Apakah dia juga terluka. Ouwhhh... rasanya Cuma ada nenek dan Guru Hong yang peduli sama Hye Jung didunia ini.

Meski awalnya menolak makan karena gak selera, akhirnya nenek bisa merayu Hye Jung untuk makan. Yah meski makannya sambil nangis.
“Nenek tidak perlu datang lagi kesini. Nenek harus melanjutkan hidup nenek. Aku akan mengatasinya sendiri” kata Hye Jung pada nenek sambil menahan tangis
“Bicara apa kau ini. Apakah kita harus melupakan satu sama lain untuk bisa bertahan hidup. Aku sudah melalui banyak kesulitan. Dan aku tidak pernah lari dari sesuatu. Jika kau tetap tidak mau makan. Aku saja yang makan” kata nenek sambil nangis
“Aku hanya tidak mau nenek terlibat. Aku mau nenek jauh dariku. Nenek harus lanjutkan hidup nenek. Aku hanya bisa membuat nenek sakit kepala” Hye Jung menangis sambil mengambil sup yang dimakan nenek.

Akhirnya nenek memberitahu Hye Jung bahwa dirinya menderita ‘Kanker Perut’ dan akan segera di operasi. Hye Jung langsung shok dan menangis. Nenek berusaha membangkitkan semangat Hye Jung untuk bisa keluar dari penjara dan tidak menyalahkan dirinya sendiri. Tapi Hye Jung malah menyuruh neneknya pergi dan kembali menemuinya setelah pulih dari operasi:|

Guru Hong akhirnya mengemasi semua barang-barangnya dan pindah dari rumah nenek.
Sedangkan Soon Hee nekat pergi ke kantor polisi dan membuat pengakuan pada polisi bahwa dirinya yang memulai kebakaran dengan menyalakan api. Lalu ayah Soon Hee datang untuk menjemput Soon Hee. Tapi sayang, polisi keburu merevisi  laporan Soon Hee dan ayahnya tidak bisa membebaskan Soon Hee lagi sekarang.
Soon Hee berganti posisi dengan Hye Jung di dalam sel. Hye Jung berusaha membebaskan Soon Hee dengan menemui Seo Woo supaya dia mau bicara yang sebenarnya pada polisi.

Di tangga rumah sakit. Ketika mereka tidak sengaja bertemu. Seo Woon mengingat semua tentang kejadian kebakaran itu. Dia ingat bahwa Hye Jung lah yang menggendong dirinya dan menyelamatkannya dari kebakaran karena pingsan. Wahh... Seo Woo tega ya ama teman sendiri. *cinta emang bener-bener bikin orang buta :(
Meski Hye Jung terus memohon agar Seo Woo mengatakan yang sebenarnya pada polisi untuk membebaskan Soon Hee. Tapi Seo Woo tidak bergeming dan tetap acuh pada Hye Jung yang rela berlutut di hadapannya.
Hye Jung pulang kerumah dan masuk pelan-pelan. Dia tidak ingin membangunkan neneknya yang tertidur pulas karena kecapekan.
Esok harinya, Hye Jung menemani sang nenek untuk melakukan operasi di rumah sakit kooktail.

Sedang Guru Hong pergi ke sekolah untuk berpamitan pada muridnya di kelas.
“Mari Kita bertemu lagi ketika waktu berlalu” kata Guru Hong pada murid di kelasnya.
Hye Jung, kasihan sekali nasibnya. Keluar dari penjara malah kehilangan neneknya. Admin kece sempet marah loh sama ayah Seo Woo, Dokter yang mengoperasi nenek Hye Jung (Kang Mal Soon). Masak iya sedang operasi malah terima telpon. Operasainya gagal karena nenek Hye Jung mengalami pendarahan dan serangan jantung.

Dan dengan entengnya, si dokter malah bilang sama Hye Jung untuk menyiapkan pemakaman besok. *dasar!
Hye Jung meratapi kepergian neneknya dengan beruraian air mata penuh emosi. Lalu dia menemukan surat wasiat dan tabungan yang sengaja disimpan nenek untuk Hye Jung sebelum operasi di lakukan.

Ayah dan ibu tiri Hye Jung datang. Mereka bahkan menerima uang kompensasi dari rumah sakit dan tidak merasa aneh dengan kematian nenek. Hye Jung lalu terlibat pertengkaran dengan ayah dan ibu tirinya perihal kematian nenek yang mendadak.
Hye Jung yang masih marah lalu pergi ke rumah sakit Kooktail untuk menemui dokter yang mengopersi nenek. Karena tidak punya bukti apapun, Hye Jung hanya bisa diam meski di rendahkan dan tidak bisa berbuat apa-apa karena kematian neneknya yang mendadak.

Guru Hong menyusul Hye Jung ke rumah sakit dan berusaha menelponnya. Tapi Hye Jung menghindar karena teringat perkataan In Joo unnie bahwa dirinya hanyalah hambatan bagi sang guru. Namun Guru Hong berhasil menemukan Hye Jung yang belum jauh dari rumah sakit dan mengajaknya bicara.

“Apa kau ingin aku benar-benar pergi?” Guru Hong
“Ya. Kau harus pergi ke tempat kau berada. Dan aku akan pergi kemana harusnya aku pergi” jawab Hye Jung sambil memangis lalu pergi.

Sejenak Guru Hong membiarkan Hye Jung pergi namun langsung berubah pikiran dan mengejar Hye Jung. Tapi sayang,  Soo Chul keburu datang dan mengajak Hye Jung pergi dengan motornya.

“Apa kau ingin menghirup udara segar?” tanya Soo Chul dari atasnya motornya.
“Cinta dilanda kegilaan adalah bukti stimulasi sel otak. Dan kurangnya kegilaan cinta adalah bukti ketidaknormalan” kata Guru Hong dalam hatinya sambil menatap Hye Jung yang pergi bersama Soo Chul.



 ** [13 TAHUN KEMUDIAN] **

Hye Jung yang berandalan dan menyedihkan kini sudah berubah. Dia sudah menjadi dokter yang hebat juga pemberani. Hye Jung bekerja sebagai dokter di RS Kooktail. Tempat neneknya meninggal dulu. Seo Woo juga ada di rumah sakit ini. Entah sebagai dokter juga atau hanya memiliki hubungan dengan pria tampan bernama Jung Yoon Doo (Yoon Kyung Sang).
Seperti diceritakan di episode pertama [EPILOG], Hye Jung mendapat pasien gawat darurat yang ternyata adalah bos dari sebuah gengster. Kekacauan pun terjadi karena ulah gengster yang tidak mau bos nya di rawat oleh dokter perempuan.
Hye Jung akhirnya turun tangan dan membereskan satu persatu gengster itu. Lalu dia membawa si pasien ke ruang operasi dan mengoperasinya.
BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 4] or Read the previous episode [Episode 2]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon