June 23, 2016

Sinopsis Another Oh Hae Young Episode 16 - Skenario Cinta Kita

DrameHouse.com - Setelah pelukan hangat karena saling merindukan di akhir episode 15 kemarin malam. Do Kyung berusaha kuat dan tegar demi bisa membahagiakan Hae Young. Dia berusaha tetap hidup meski pada akhirnya tahu akan meninggal. Dia ingin mencintai Hae Young sepenuh hati dan dengan tulus.

Sinopsis Another Oh Hae Young Episode 16 - Skenario Cinta Kita :
Paginya, Do Kyung mengirim pesan pada Hae Young karena ingin mengantarnya ke kantor. Masih inget kan, Hae Young yang malah kaget waktu mau ngageti Do Kyung. Nah, sekarang dia mau balas dendam nih ceritanya. Mau di jemput Do Kyung membuat Hae Young semangat pergi kerja. Dia pergi ke rumah Do Kyung dan menunggu kekasihnya itu di depan rumah secara diam-diam.
“Dorrrrr... “ Hae Young sukses berat kali ini. Do Kyung yang masih trauma tentang penglihatan akan kematiannya tentu kaget abis. Dia bahkan tidak bisa bicara karena sangking kagetnya
"Ohhh, maafkan aku. Kau pasti sangat terkejut. Harusnya aku tidak mengagetkanmu pagi-pagi seperti ini. Maafkan aku" kata Hae Young ketakutan melihat Do Kyung kaget bukan main.
"Aku tidak bisa berdiri karena aku sangat tersentuh. Sudah berapa lama kau menunggu?" tanya Do Kyung berusaha tenang.
Setelah mengantar Hae Young ke kantor, Do Kyung kembali menemui psikiater barunya untuk konsultasi.
"Bagaimana perasaanmu?" tanya psikiater
"Anehnya, aku merasa nyaman" jawab Do Kyung
"Baguslah, berarti kau memilih jalan yang benar. Jangan ragu, kalau kau ragu maka kau akan tekut. Situasimu saat ini adalah konsekuensi dari tindakan masa lalumu" ... " Keadaan ini akan terulang sendiri sampai kau kembali mencintai. Situasi-situasi serupa akan terhapus sendiri dari skenario hidupmu. Makanya, skenariomu bisa berubah!" ... "Kau lihat, kan bagaimana skenariomu berubah?" jelas dokter pada Do Kyung yang sambil mengingat betapa kerasnya dia tidak melakukan seperti apa yang terjadi dalam penglihatannya
"Jika kau kembali ke rasa takutmu. Maka skenariomu tidak akan berubah. Jadi tenanglah dan hadapi saja" saran dokter.

Seorang Do Kyung yang sangat menjaga harga dirinya kini telah berubah. Dia pergi ke toko bunga dan membeli buket bunga yang sangat cantik untuk Hae Young. Lalu dia mengantarnya dan menaruhnya sendiri di meja kerja Hae Young tanpa ada yang tahu.
Tapi ketika memasuki lobi kantor Hae Young, dia bertemu dengan Hae Young mantan kekasihnya.
"Kau dulu bilang bawa buket bunga sangat memalukan. Kau dulu juga benci wanita yang menangis. Tapi Hae Young sering menangis" sambar Hae Young si cantik dari belakang Do Kyung
"Aku mengerti, dia memang berbeda. Wanita yang tak kenal takut dan jujur seperti Hae Young memang pantas untukmu. Seorang wanita yang bisa mencintaimu tanpa malu-malu" ... "Kalian berdua serasi, selamat!" kata Hae Young yang berusaha ikhlas dan merelakan Do Kyung untuk Hae Young.
 
Hae Young kaget pas kembali ke meja kerjanya, udah ada buket bunga cantik tanpa tahu siapa pengirimnya. Hae Young yang mendadak ke-GR-an benar-benar happy setelah membaca pesan dari Do Kyung
"Aku pikir kau akan menyebabkan keributan. Makanya aku letakkan bunganya di meja kerjamu". Baru akan membalas pesan dari Do Kyung, Hae Young udah dapat pesan lagi dari abang ganteng Eric *lup lup lup
"Jangan balas pesan ini. Aku malu" katanya
"Bukankah aku lebih keren dari Jang Gook Young? (cowok pengirim surat cinta di episode 15)" gurau Do Kyung.
Han Te Jin pergi menemui CEO Jang. Ternyata sekarang mereka sama, Do Kyung sama Tae Jin maksudnya. Mereka sama-sama menggunakan CEO Jang untuk balas dendam. Orang yang membantu Tae Jin untuk menyita studio rekaman Do Kyung adalah CEO Jang. Dan karena kunjungan nya ke tempat CEO Jang itulah Tae Jin tahu bahwa sahabatnya telah berkhianat dan merebut posisi nya saat ini.

Hae Young yang kegirangan karena menerima buket bunga dari Do Kyung langsung pulang ke rumah ketika jam makan siang. Dia membuatkan bekal untk kekasihnya. Meski ibunya tidak setuju dengan hubungan mereka, tapi apa boleh buat. Rasa sayang ibu Hae Young lebih besar dari rasa bencinya pada Do Kyung. Makanya dia tidak ingin melihat putrinya bersedih lagi. Ayahnya juga membantu Hae Young membuat bekal untuk Do Kyung *keluarga yang kompak :))

[NARASI IBU HAE YOUNG]

Hae Young akan membuat Ikan Asin Tumis untuk Do Kyung, tapi burdock nya tidak ada. Untuk itu ibunya pergi keluar dan membelikan burdock untuk Hae Young. Di jalan, ibunya berkata dalam hatinya...

"Tanggal 22 Mei 1985. Telah lahir seorang bayi perempuan di kota ini. Aku membencinya karena dia meniru sifatku. Dia akan mengalami banyak kesulitan karena meniru sifatku. Sebab itulah aku membencinya. Dan karena itu juga aku mencintainya"
"Aku mudah kesal pada Hae Young karena membawa kaleng bekas masuk rumah hanya karena dia tidak tega membuang kaleng itu"
"Dia mencurahkan hatinya setelah jatuh cinta pada pria itu. Tapi aku tidak tahu kenapa hal itu membuatku menangis"
"Apakah rasa sedihku berkurang jika aku mendukung dan menghiburnya? Dibandingkan mengucilkan hatinya dan tidak mendukungnya. Akankah rasa sedihku berkurang jika ada pria di sampingnya? Karena itu aku duduk disini dan melakukan ini untuknya".

Do Kyung datang menjemput Hae Young, lalu mereka makan bersama masakan yang dibuat Hae Young di rumahnya. Hae Young juga gak malu loh meminta lagi lampu tidur dan kotak musik yang sudah di kembalikan waktu itu ke Do Kyung.
Lalu mereka sikat gigi bersama setelah makan. Kemudian mereka mendengarkan musik dan Do Kyung mengajari Hae Young memutar rekaman.
"Kenapa kau menyukaiku pada pandangan pertama?" tanya Do Kyung kepo
"Kata orang, kita akan langsung menyadari orang yang akan kita sukai. Kau tidak jatuh cinta pada orang itu hanya karena dia baik padamu. Tapi pada pandangan pertama!" jawab Hae Young
"Apa aku kelihatan sangat tidak bahagia?" tanya Do Kyung lagi
"Iya, sangat. Dari ujung kepala sampai ujung kaki" jawab Hae Young langsung.

"Kuharap kau cepat menua dan menjadi kakek tua. Hingga tak akan ada yang melirikmu. Dan aku akan jadi satu-satunya wanita yang bisa memilikimu" bisik Hae Young di telinga Do Kyung ketika mereka berpelukan
"Aku juga berharap badanmu jadi gemuk" balas Do Kyung
"Tunggu, apa kau menangis?" tanya Hae Young karena Do Kyung seperti sesenggukan
"Tidak" jawab Do Kyung yang padahal sangat bersedih dan meluapkan isi hatinya dalam pelukan hangat seorang Hae Young.
Han Te Jin tidak main-main dengan perkatannya. Dia membeli aset Park Do Kyung yang digadaikan ibunya dengan harga lebih mahal atas bantuan CEO Jang. Semua orang di kantor jadi panik dan marah pada petugas yang menyita peralatan rekaman mereka.

Ketika Hoon menerobos masuk ke dalam ruangan Park Do Kyung, mereka terlibat sedikit cekcok. Akhirnya anak buah Do Kyung lainnya mengajak Hoon keluar karena Do Kyung sedang menelpon. Ternyata Do Kyung menelpon seseorang untuk menitipkan semua bawahannya. Dia ingin orang itu mempekerjakan semua anak buahnya. Dia juga memberikan peralatan sound nya untuk mereka.

Lalu ibu Do Kyung datang dengan panik dan penampilan compang camping.
"Ini ulah ibu, kan?" tuduh Hoon.

Ibu nya langsung pergi menemui orang yang membuat kesepakatan dengannya dengan jalan sempoyongan. Kemudian Jin Sang datang.

"Han Tae Jin benar-benar curang. Dia juga menyita semua barang-barangnya" Jin Sang
"Lakukan sesuatu untuk Do Kyung, dia tidak bersalah" kata Hoon pada Jin Sang
"Kita ajukan banding. Kita ulur waktu dan cari uangnya' Jin Sang
"Biarkan saja, memang ini yang seharusnya terjadi. Sepertinya CEO Jang dan Han Tae Jin bersekongkol. Dia punya kuasa lebih dibandingkan kau yang cuma pengacara. Jadi jangan coba-coba membantuku" kata Do Kyung pada Jin Sang
"Ini seharusnya tidak terjadi jika aku tidak menyarankanmu balas dendam pada Han Tae Jin. Akulah yang pantas mati. Maafkan aku" sesal Jin Sang
"Jika kau tidak menyarankan ku melakukan hal itu. Aku tidak akan bertemu Hae Young" kata Do Kyung.
Akhirnya dua Oh Hae Young bisa akur. Mungkin karena begitu banyak masalah yang mereka lalui dan secera kebetulan juga mencintai pria yang sama. Makanya sekarang mereka lebih dewasa dan slaing pengertian. Mereka pun makan bersama, seperti orang yang akrab dan berteman dekat. Padahal tidak.

Ketika jalan bersama ketika pulang, ibu Do Kyung datang dan menjambak Hae Young cantik. Dia marah habis-habisan pada Hae Young dan memukulnya dengan tas. Hae Young biasa berusaha membantu Hae Young satunya dengan ancaman akan memanggil polisi.

Hae Young cantik menyuruh Hae Young pergi, tapi akhirnya Hae Young biasa tahu kalau yang dimaksud ibu Do Kyung adalah dirinya.

Kemudian mereka bicara berdua. Setelah mengerti yang terjadi sebenarnya antara Do Kyung dan Han Tae Jin, ibu Do Kyung malah menghakimi Hae Young. Dia bahkan meminta Hae Young putus dengan Do Kyung dan kembali pada Han Tae Jin.

Han Tae Jin ternyata mengawasi Do Kyung, dia semakin marah karena tahu Do Kyung masih bisa tersenyum setelah semua yang terjadi har ini. Dia turun dari mobilnya dan masuk ke restoran itu. Kemudian dia membayar semua tagihan Do Kyung dan para crew nya. Crew yang tidak tahu siapa Han Tae Jin sebenarnya malah mengucapkan terima kasih. Sedangkan Hoon marah karena penasaran.

Lain Do Kyung, lain juga Soo Kyung. Kakak beradik ini memang sama-sama kuat dan tegar. Tapi sebenarnya hati mereka juga rapuh. Pernah mendengar perkataan Jin Sang dan Hoon di kamar, pernah memergoki Jin Sang merokok dan tahu bagaimana sifat Jin Sang sejak kecil membuat Park Soo Kyung memebaskan ayah dari anaknya itu untuk hidup bahagia. Dia menyuruh Jin Sang pergi dan akan membesarkan anaknya sendiri #fight noona

Meski berat dan tidak mau, tapi akhirnya Jin Sang pergi juga. Meninggalkan Soo Kyung di persimpangan jalan yang gelap dengan buah hati mereka.
Hae Young menelpon Do Kyung dan pamit jika akan lembur. Padahal sebenarnya dia pergi menemui Tae Jin di apartemennya. Do Kyung mungkin tahu apa yang ingin dibicarakan Oh Hae Young, oleh karena itu, dia pura-pura melewati Oh Hae Young.
"Ada yang ingin kubicarakan padamu" Hae Young
"Masuklah" Han Tae Jin
"Diluar saja"
"Kau pikir aku akan berbuat jahat padamu?" Han Tae Jin masuk dan menutup pintunya. Lalu dia keluar lagi dan menyuruh Hae Young masuk.
"Malam sebelum pernikahan kita. Kau mengatakan kalau kau tidak tahan melihat caraku makan. Saat itu kau telah memberi hukuman mati padaku. Aku ingin mati dan tidak ingin membuka mataku di hari berikutnya. Tapi aku berpikir bagaimana caranya aku bunuh diri. Aku tidak mau ada seorang pun tahu tentang kematianku" ... "Aku mencoba segalanya agar tetap hidup. Hatiku hancur berkeping-keping. Kau tahu betapa takutnya aku dan bagaimana aku melaluinya seolah tak terjadi apa-apa. Aku bahkan tidak bisa bernafas. Apa kau melakukan semua itu untuk kebaikan diriku?" Hae Young mulai emosi.

"Kau saat itu bilang akan menungguku"
"Yah, seharusnya aku menunggumu" kata Hae Young sambil menghela napas
"Tapi kau bakal bosan menunggu"
"Kenapa kau tak biarkan saja aku bosan menunggumu" bela Hae Young
"Aku juga tidak mau kau melalui banyak tekanan" Sanggah Tae Jin
"Kau tidak ingin menekanku tapi kau sangat menyakitiku. Begitu aku tahu kau ada di penjara. Aku jadi lega. Berarti aku tidak sememalukan itu. Jangan kau balas dendam pada dia karena dia merebut wanita yang kau cintai. Kau tidak pernah mencintaiku. Ketika aku kesakitan karenamu, dia yang menjagaku. Aku bisa bertahan karena dia. Aku masih hidup sampai saat ini karena dia" celoteh Hae Young yang hampir menangis
"Sadarlah! Berpikirlah yang jernih. Dia menjagamu karena dia merasa bersalah" kata Han Tae Jin
"Dia tidak melakukan itu, karena dia menyukaiku. Tapi tetap saja aku bisa bertahan karena dia. Aku yang menyukainya duluan. Aku juga memohon padanya untuk membalas perasaanku"
"Kau gila! kenapa kau datang menemuiku. Sedang apa kau disini. Kenapa kau tidak pergi" Han Tae Jin mulai emosi
"Terserah kau jika akan membuatnya bangkrut. Terserah jika kau membuatnya tidak punya uang. Tapi jangan memukulnya. Kumohon. Hatiku sakit melihatnya"
"Kau membuatku menjadi seperti seorang pecundang" kata Han Tae Jin sambil menahan airmata nya
"Maafkan aku. Kumohon" lalu Hae Young pergi dari apatemen Han Tae Jin.
Do Kyung pergi meninggalkan semua crew nya termasuk Hoon karena hujan. Dia buru-buru berlari dan membawa payung untuk menjemput Hae Young di kantornya. Hae Young yang ada di dalam taksi terpaksa harus masuk kantor lagi lewat pintu belakang supaya tidak ketahuan Do Kyung karena sebenarnya tidak lembur. Tapi menemui Han Tae Jin.

Lalu mereka jalan berdua dengan payung di tangan mereka masing-masing. Hae Young terus menggerutu karena Do Kyung membawa dua payung. Padahal kan Hae Young ingin menempel terus pada Do Kyung hanya dengan satu payung.

Tiba-tiba Do Kyung melihat kakek-kakek berdiri dipinggir toko dengan menutup kepala memakai kardus. Do Kyung menghampiri kakek itu dan memberikan payungnya. Eh, girang deh Hae Young sekarang bisa sepayung berdua ama aa' Eric yang ganteng nan kalem ituh ^^ *suit suit

"Bagaimanajadinya kalau tidak ada orang itu. Sepanjang jalan kita akan berjalan memegang payung kita sendiri-sendiri" kata Hae Young sambil merangkul tangan Do Kyung
"Boleh aku berbicara sesuatu?" Do Kyung menimpali celotehan Hae Young
"Bicaralah..." 
"Aku mencintaimu" kata Do Kyung meski sempat ragu dan sulit untuk bicara
"Aku senang sekali" Kemudian mereka berjalan menyusuri hujan sambil berpelukan dibawah payung berwarna merah

[NARASI HAE YOUNG]

#Akhir cerita kami adalah akhir yang bahagia....

[NARASI DO KYUNG]

#Biarkan aku bahagia sedikit lebih lama lagi...

Wow, so sweet banget yah mereka. Admin kece doain langgeng deh. Tapi mudah-mudahan gak berdarah-drama di episode selanjutnya. Semoga tvN berhasil membuat penonton setia drama Another Miss Oh (Another Oh Hae Young) bener-bener bahagia sampai akhir *bantu amin ya ^^.

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 17] or Read the previous episode [Episode 15]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon