June 22, 2016

Sinopsis Another Oh Hae Young Episode 15 - Really Love You

DrameHouse.com - Masih dengan romansa cinta Park Do Kyung dan Oh Hae Young serta kisah penglihatan akan kematiannya, tapi kini lebih rumit karena masalah Park Soo Kyung yang hamil buah hati Jin Sang.

Ibarat pengantin baru, Hae Young terus saja menunggu Do kyung pulang kerja. Tapi malah Hoon yang datang. Biasa, pake adegan Yoo Ahn Na yang lari sambil loncat terus meluk gitu. Iyah, adegan-adegan rutin Park Hoon sama Ahn Na.

Hae Young senyum-senyum sendiri melihat tingkah Hoon dan Ahn Na yang meski beda usia sangat jauh, tapi tetep romantis abis. Lalu si noona killer datang dengan rambut berantakannya.

“Apa kau sudah gila, kenapa kau mabuk lagi?” tanya Hoon sambil menarik tangan noona nya
“Aku hanya pura-pura mabuk karena tubuhku bosan” kata Soo Kyung sambil merapikan rambutnya
“Jin Sang bilang apa? Dia belum menelpon? Dasar Jin Sang, aku tahu dia pasti seperti ini. Dia pasti melarikan diri” umpat Hoon sebelum masuk rumah.

Hae Young melihat ada yang bergerak di sampingnya, ternyata Jin Sang lagi ngumpet karena belum berani ketemu Soo Kyung. Maklum bok, dia masih kagok. Secara gitu, orang yang udah di anggep kakak selama 20 tahun tiba-tiba ngaku hamil anaknya. *speechless kan.

Beberapa menit kemudian Do Kyung datang. Girang deh si hati eneng Hae Young. Niatnya pengen ngagetin Do Kyung, eh malah Hae Young yang di kageti sama Do Kyung *aduh, senjata makan majikan ini namanya neng ^^.
Hae Young mengejar Do Kyung dan memeluknya dari belakang. Mereka pun berjalan mesra menaiki tangga. Setelah masuk kamar, Do Kyung pergi ke ruang kerja yang dulu jadi kamar Hae Young. Disana dia memutar sebuah rekaman masa lalunya. Suara Do Kyung waktu kecil sambil nyanyi. Lucu deh ^^.

Di pertengan lagu, Do Kyung teringat akan konsultasi nya dengan dokter baru yang memberi jawaban akan semua penglihatannya selama ini.

“Sebelum meninggal, aku melihat wanita itu. Sejak pertama kali bertemu, aku terus merasa menyesal. Kenapa aku tidak bisa mencintai dia sepenuhnya. Karena rasa penyesalan itu begitu kuat dan bisa menembus waktu” cerita Do Kyung sambil memejamkan mata dan FLACHBACK tentang kejadian nya sejak awal bertemu Oh Hae Young
“Apakah kau pernah mendengar soal mencapai kecerahan saat kematian seseorang?” tanya si dokter baru
“Semua orang jelas melihatnya bahwa mereka tidak perlu takut. Saat itulah, kau sudah menyadari akan hal itu, kan?” ... “ Emosi manusia dapat dibagi menjadi dua kategori Salah satunya perasaan yang TULUS dan satunya lagi PALSU. Kau sudah tahu mana yang asli. Jadi keadaanmu berubah saat kau memutuskan beralih kerasa cinta. Tapi kenapa kau RAGU-RAGU?” tanya si dokter yang seolah tahu bagaimana isi hati dan pikiran Do Kyung saat ini.
“Kenapa cepat sekali. Kau harusnya menghipnotis dia dulu?” protes psikiater langganan Do Kyung
“Tidak perlu. Dia sudah tahu jalan mana yang harus dia ambil. Dia datang kesini hanya karena dia takut. Tapi tetap, dia akan memilih jalan itu lagi” jelas si dokter baru yg bikin psikiater Do Kyung bingung gak karuan.

Tidak seperti Do Kyung dan Hae Young yang kini hubungannya makin manis. Jin Sang malah galau abis karena masalah nya dengan Soo Kyung. Sampai-sampai dia berkhayal menikah sama Soo Kyung loh. Bikin ngakak aja deh :))
Do Kyung pergi merekam bersama crew nya lalu karena Park Hoon kebelet, mereka akhirnya memutuskan untuk mampir di kastil dalam sebuah hutan. Disana Do Kyung termenung kemudian melihat buku tamu dan mencari arsip Mei 2014.

Seolah membuka kenangan masa lalu. Dia melihat fotonya bersama mantan calon istrinya, Oh Hae Young. Dengan caption foto, “Terima kasih atas cintamu. 10 Juni 2014". Lalu karena terbawa suasana, Do Kyung mengirim pesan pada Oh Hae Young untuk mengucapkan terima kasih.

Kebetulan Oh Hae Young lagi kencan buta. Meski sempat syok seketika, dia berusaha mengalihkan perhatian teman kencannya dengan mematikan ponselnya.

Pulang dari kastil, Do Kyung kedatangan tamu tak terduga. Ibunya Hae Young. Dia menegaskan kalau dia boleh datang ketika Hae Young mengajaknya ke pernikahan sepupunya dengan syarat dia beneran mencintai dan mau menikahi Hae Young. Tapi kalau tidak, ibu nya tidak mengizinkan Do Kyung datang. Karena dia tidak ingin pernikahan Hae Young gagal untuk kedua kalinya.

Sesaat setelah ibu Hae Young pergi dari rumah Do Kyung, Hae Young menelpon. Dan benar. Dia mengajak Do Kyung ke pernikahan sepupunya. Tapi Do Kyung menolak karena (beralasan) akan merekam ke pedesaan besok. Sebagai gantinya, Do Kyung mengajak Hae Young makan malam di rumahnya dan Do Kyung yang akan memasak.

Si Hae Young yang kegirangan, karena dimasakin Do Kyung. Eh bukannya langsung dimakan, dia malah jadi fotografer. Di foto deh semua masakannya Do Kyung. Emang kalau cinta semua jadi beda ya cingu ^^ hikshikshiks
Pas asyik-asyiknya makan, di ruang tamu Soo Kyung sibuk mengeluarkan barang-barang Jin Sang, dia ingin Jin Sang pergi dari rumahnya karena tidak bisa memberi keputusan. Ketika Soo Kyung mengajak Jin Sang salaman dan bilang kalau dia akan pindah ke luar negeri dan merawat bayinya sendiri, Jin Sang berubah pikiran.

“Apakah kau bisa menciumku?” tanya Jin Sang ragu
“Mungkin aku bisa” jawab Soo Kyung ragu

Lalu mereka pergi keluar dan berusaha berciuman di tempat sepi dekat rumah mereka.

Masih di kamar Do Kyung, Hae Young membacakan surat cinta nya waktu SMA di depan Do Kyung. Awalnya sih oppa kalem ini gak cemburu, tapi lama kelamaan mendengar isi surat itu, Do Kyung malah terbakar api cemburu. Lalu Hae Young menelpon Hee Ran dan meminta tolong padanya untuk mencarikan nama anak yang mengirim surat pada Hae Young dan dikirim fotonya ke ponsel Hae Young.

Do Kyung yang penasaran berusaha merebut ponsel Hae Young tapi ponsel Hae Young keburu bunyi. Ternyata telpon dari ibunya dan menyuruh Hae Young cepat pulang.

[FLASHBACK]

Tahu gak sih, ternyata ini surat bukan Hae Young temuin di kumpulan surat-suratnya seperti yang dia katakan pada Do Kyung. Oh Hae Young cantik yang memberikannya. Ternyata dia juga suka iri loh karena Hae Young biasa punya ibu yang baik dan sangat perhatian padanya. Dia merasa iri akan kasih sayang yang ada di sekitar Hae Young biasa. Sebab itulah dia menyimpan dan mengambil surat itu selama 13 tahun.

“Aku tahu kalau surat ini memang untukmu. Aku tidak ingin memberikannya padamu. Kamu dibesarkan dengan kasih sayang orang tuamu. Aku tidak ingin kau dicintai juga oleh seorang pria”
“Kupikir suatu hari aku bisa mengembalikan surat ini padamu sambil tersenyum ketika aku merasa baikan karena iri padamu. Tapi aku juga belum sepenuhnya baikan”
“Aku akan mengembalikan nya padamu. Dan aku akan fokus merubah sikapku. Aku akan berusaha. Aku bisa”
“Butuh waktu 13 tahun sampai surat ini jatuh di tanganmu. Maaf”
tulis surat Oh Hae Young cantik di dalam amplop ketika mengembalikan surat cinta SMA Oh Hae Young satunya.

“Aku kira, hanya aku saja yang membadingkan diriku  dengan dia. Ternyata dia juga sering membandingkan dirinya dengan diriku. Apa aku senang sekarang, karena tahu perasaannya selama ini? Tapi kenapa aku malah sedih?” gerutu Hae Young dalam hatinya setelah membaca surat dari Hae Young cantik.

***

Hae Young masih cemberut karena ibunya mernyuruhanya pulang semalam dari rumah Do Kyung. Ibunya nya pun terpaksa mengatakan yang sebenarnya. Bahwa dia menemui Do Kyung dan meminta penjelasan akan hubungannya dengan Hae Young. Do Kyung boleh datang ke pernikahan sepupu Hae Young jika akan benar-benar berniat menikah dengan Hae Young tapi jika tidak. Ibunya melarang Do Kyung untuk datang.

Hae Young menendang kaleng sepanjang jalan pulang dari cafe setelah bertemu dengan Hee Ran. Nendang kenceng banget, malah ditangkap Do Kyung. Si ahjussi, eh bukan. Oppa ini ternyata menunggu Hae Young di jalan menuju rumahnya karena Hae Young tidak mengangkat telponnya tadi siang.

 
“Ku kira kita berdua saling suka. Tapi sepertinya aku saja yang menyukaimu. Jika kau menyukaiku dengan nila 89 bukannya 100 bilang saja. Aku juga akan menyukaimu dengan nilai yang sama. Setiap kali itu terjadi, aku jadi gelisah” Oh Hae Young meluapkan emosinya pada Do Kyung
“100 kok” jawab Do Kyung enteng
“Tapi nilai 100 ku dan 100 mu itu sangat berbeda” Hae Young malah mau nangis
“Serius, 100 Kok” jawab Do Kyung lagi “Karena kau marah, kau mulai memanggilku dengan sopan” Do Kyung berusaha mengalihkan perhatian Hae Young
“Pergilah” kata Hae Young yang sangat kecewa pada Do Kyung
“Biar kupeluk dulu, baru aku akan pergi” celoteh Do Kyung merayu “Jika tidak memelukmu, aku pasti akan sedih. Atau aku bisa jadi marah juga” Lalu Hae Young memeluk Do Kyung dan menyuruhkan pergi. Gitu doang, iya! Kan ceritanya lagi ngambek
“Pergilah sekarang” kata Hae Young lalu masuk ke rumah sambil memungut kaleng yang tadi dia tendang

 Pulang dari rumah Hae Young, Do Kyung pergi menemui Han Tae Jin di apartemennya.
“Aku akan membiarkanmu mengambil segalanya. Aku akan mengalah. Aku akan memberikan kakiku jika kau mau. Tapi biarkan aku hidup” celoteh Do Kyung di depan pintu apartemen Tae Jin
“Masuklah, kau bisa terekam CCTV kalau terus berdiri disitu” kata Han Tae Jin menyuruh Do Kyung masuk sambil memegang botol bir.

Setelah Do Kyung masuk ke apartemennya, Tae Jin malah memukuli Do Kyung habis-habisan. Pertama lututnya, lalu kakinya, terus kepala dan wajahnya. Do Kyung yang masih merasa bersalah karena kesalahpahaman dimasa lalu hanya diam ketika Tae Jin menghajarnya sampai babak belur.

“Suatu hari yang cerah, aku berjalan memakai baju favoritku. Orang ini tiba-tiba menendang lututku dan aku bertanya. Katanya semuanya di sengaja. Setelah dia menyulitkanku, dia malah bilang sengaja. Tapi itu bukan akhir ceritanya. Dia sekarang malah memakai baju favoritku. Apa yang akan kau lakuan jika kau jadi aku?” celoteh Han Tae Jin seraya menyindir Do Kyung
“Selamatkanlah hidupku” jawab Do Kyung singkat.

Hae Young tidak bisa tidur dan terus kepikiran Do Kyung. Lalu dia menelpon kekasihnya itu.
“Maaf, aku marah. Aku tidak bisa tidur. Aku merindukanmu. Kemarilah, datanglah meski nilaimu Cuma 89. Datanglah kemari” pinta Hae Young pada Do Kyung sambil menangis di telepon
“Aku tidak bisa” jawab Do Kyung dengan wajah babak belur
“Jadi cintamu Cuma 70%?

[NARASI DO KYUNG]

“Tepat sebelum aku mati, aku menyesal bahwa tidak mencintainya dengan sepenuh hati. Itu sebabnya aku membuat keputusan lain. Jadi disinilah aku sekarang. Jika aku mati saat ini, mungkin aku akan menyesalinya saat ini juga”
“Saat aku tidak bisa jujur, saat aku membuatnya salah paham, saat aku menyakiti perasaanya. Cara yang sama seperti yang Han Tae Jin lakukan. Apa aku membuat kesalahan yang sama seperti dia sekarang”
“Haruskah aku berkata yang sebenarnya sekarang? Aku akan segera mati! Apakah jika aku mengatakan yang sebenarnya, kami masih bisa bahagia seperti sekarang? Jika dia tahu aku akan segera mati, akankah dia masih bisa tersenyum padaku?”
celoteh Do Kyung di dalam hati sepanjang jalan menuju rumah Hae Young.


Di rumah Hae Young, Do Kyung berdiri dengan PD-nya meski muka babak belur
“Siapa yang melakukan ini padamu?” tanya Hae Young pada Do Kyung sambil menangis
“Kau tidak mengira kan aku akan dipukuli sebanyak ini. Tapi aku sudah menduganya” jawab Do Kyung tenang
“Dibandingkan dengan apa yang kulakukan padanya, aku harus menerima semua resikonya. Tak apa, jangan kau coba-coba menemuinya. Aku minta maaf aku tidak datang ke pernikahan. Aku punya alasan untuk itu. Sampai aku mati, aku tidak akan meninggalkanmu. Cintaku bernilai 100, bukan 89” bisik Do Kyung di telinga Hae Young sambil memeluknya.

[NARASI HAE YOUNG]

Do Kyung pulang setelah memeluk Hae Young dan menjelaskan semuanya. Ketika masuk kamar, Hae Young berkata dalam hatinya sambil menangis sesenggukan.
“Kuharap hati Tae Jin yang terluka bisa disembuhkan. Kuharap semuanya bisa tenang. Semoga tidak satupun ditinggalkan dengan rasa sakit. Bukan aku, Tae Jin atau dia"

Do Kyung melewati jalan yang sama seperti menuju rumah Hae Young sambil berkata dalam hatinya
“Aku masih ingin melihat senyumnya. Aku ingin dia lebih bahagia. Sampai saat ini pun...” lalu Do Kyung berlari seperti dalam penglihatannya sebelum kecelakaan.

Jelas sudah, ternyata yang ingin menabrak Do Kyung sampai mati adalah Han Tae Jin. Dia juga merebut perusahaan dan menghancurkan Do Kyung. Ottoeki, episode 15 emang bikin deg-degan ya cingu. Ceritanya makin jelas aja, apa karena udah mau final ya? Serem juga nih Han Tae Jin :|

BERSAMBUNG...
Continued on the next episode [Episode 16] or Read the previous episode [Episode 14]

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon