June 18, 2016

Bolehkah Melakukan Suntik atau Infus Ketika Berpuasa

DrameHouse.com - Anyeonghaseo cingu. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi kalian yang menunaikan ya. So far, puasa kalian masih lanjar jaya, kan??? gak pake adegan lemes atau drama masuk rumah sakit karena gak kuat puasa?! Nah, supaya keragu-raguan kalian sirna akan hukum memasukkan jarum suntik atau cairan infus ke dalam tubuh saat puasa, mending kita bahas bareng-bareng aja disini. Buat yang udah yakin sama pendapat atau pernah mendengar hukumnya langsung dari pemuka agama, bisa di share di kolom komentar dibawah ya ^^.

Puasa adalah menahan lapar dan haus juga hawa nafsu. Selain itu banyak juga penyebab batalnya puasa yang sudah sering kita pelajari. Salah satunya dengan sengaja memasukkan sesuatu ke dalam tubuh seperti infus atau suntik. Bolehkah melakukan suntik atau infus ketika berpuasa? apakah puasa kita akan batal setelah di suntik atau di infus? dan bagaimana hukumnya?

Ramadhan Corner Lainnya : Serunya Menjalankan Ibadah Puasa & Tradisi Ramadhan di Korea Selatan

Menurut yang admin kece baca dari hasil googling pagi ini. Hukum melakukan suntik dan infus ketika berpuasa berbeda loh cingu. Menurut salah satu sumber, Suntik sah-sah saja dan tidak membatalkan puasa karena tidak masuk melalui lubang tubuh yang terbuka seperti mulut, hidung, dubur, telinga atau alat kelamin tapi melalui kulit. Suntik yang bertujuan menyembuhkan orang sakit di halalkan ketika kita berpuasa. Karena dapat menyembuhkan orang dan tidak menyebabkan kenyang atau tidak menghilangkan rasa haus.

Berbeda dengan infus. Menurut Dr. Yusuf Qardhawi tidak ada hadist jelas yang menerangkan tentang hukum infus ketika berpuasa. Ada sebagian orang yang menganggap infus membatalkan puasa. Ada juga yang berpendapat bahwa infus tidak membatalkan puasa.

Infus adalah opsi dimana dokter atau tim medis mengambil tindakan karena seseorang kekurangan cairan atau lemas karena kelelehan. Itu artinya, jika infus di suntikkan kedalam tubuh ketika berpuasa, mungkin puasa kita bisa saja batal cingu. Karena dari cairan infus tadi, kita tidak akan lagi merasa haus, lapar ataupun lemas.


Jadi, sebaiknya kita hindari saja hal-hal yang bersifat ragu. Kalau cingu yakin puasanya tidak batal setelah diinfus suatu cairan, maka sah-sah saja kan puasanya. Tapi dalam Al-qu'an juga di jelaskan. Bahwa keragu-raguan hukumnya haram. Iya, kan?? Admin kece sering banget denger ini. *dulu sih, waktu masih belajar ngaji ^^.

So, antisipasi aja deh biar gak sampek disuntik atau harus dilarikan ke rumah sakit untuk di infus. Semoga puasa kalian finish sampai bedug maghrib ya ^^ #HappyFasting cinguah :))

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon