March 05, 2016

Sinopsis Descendants Of The Sun Episode 4 - Kajima 가지마

DrameHouse.com - Pantes aja drama nya si kapten makin bersinar. Selain rating yang mencapai 30%, cerita nya juga makin gemesin. And then.... romansa dan dilema antara Kapten Yoo dan Dokter Mo bikin kisahnya makin greget. Setelah melewati ketegangan di akhir episode 3 dengan pasukan pengaman presiden Arab, Kapten Yoo dan Dokter Mo mulai memberanikan diri untuk saling mendekat. Dan ciuman pertama mereka yang super singkat bikin ceritanya makin daebak. Arghhh... admin kece heart beat so fast *LOL

Sinopsis Descendants Of The Sun Episode 4 - Kajima 가지마 :

Dokter Mo dan tim medisnya berjalan di belakang barisan pasukan tim Kapten Yoo yang saling menodongkan senjata dengan pasukan pengaman presiden. Mereka berjalan dengan ragu dan penuh rasa takut mendorong kereta presiden ke ruang operasi.

Saat proses operasi berlangsung, Komandan Yoon menelpon Sersan Seo untuk menghukum Kapten Yoo. Sang kapten pun langsung mencopot semua senjata dan melepas rompi anti peluruanya lalu pergi ke ruang pasokan barang untuk ditahan disana. Sebagai seorang prajurit yang juga teman dekat, Sersan Seo merasa tidak tega namun tetap harus melakukannya demi perintah.

"Kapten Yoo Shi Jin kau diberhentikan dari jabatanmu karena pembangkangan. Kau akan ditahan di Barak" Sersan Seo. Meski sedikit bersedih, Kapten Yoo menyempatkan diri menyapa pasukan Arab itu. "Aku tidak lari, aku hanya dipanggil"

Sersan Seo tetap harus kembali ke Korea karena proses transfer masih berlaku. Sebelum berangkat ke bandara, Sersan Seo menemui Dokter Mo di ruangan Presiden Arab dan mengizinkan dia berbicara dengan Kapten Yoo meski hanya 10 menit. Sersan Seo tahu, bagaimana perasaan Dokter Mo dan Kapten nya saat ini, untuk itulah dia membiarkan dua anak manusia yang hatinya tak pernah lolos dari dilema ini bersama, meski hanya sekejap.

"Pukul 20.50. Kau punya waktu 10 menit"

Tanpa pikir panjang, Dokter Mo langsung pergi menemui Kapten Yoo di ruang tahanan nya persis ketika Sersan Seo berangkat menuju Bandara. Meski terhalang pintu, mereka begitu mengkhawatirkan satu sama lain. Sampai akhirnya Dokter Mo menangis karena terlalu khawatir dan merasa menyesal atas keadaan Kapten Yoo.

"Hai, ini Kang Mo Yeon"
"Senang bisa melihatmu lagi. Apa ini kunjungan yang sebenarnya"
"Maafkan aku"
"Kau tidak perlu minta maaf"
"Pasien saat ini belum bangun" kata Dokter Mo khawatir karena sang Presiden belum juga siuman.
"Kenapa kau mengkhawatirkan begitu banyak pria?" celoteh Kapten Yoo sambil bercanda. "Sampai saat ini, kau hanya boleh mengkhawatirkan aku". "Aku menyadari yang kau katakan sebelumnya benar"
"Memangnya aku bilang apa" jawab Dokter Mo yang mulai menangis
"Kalau kau terlihat seksi saat melakukan operasi"
"Kenapa kau melakukan ini Kau bisa membuat pilihan. Ini tidak harus terjadi"
"Aku sudah bilang. Wanita cantik, anak-anak dan orangtuamharus di lindungi. Itu aturanku! Mereka berdua ada disana. Jadi aku harus membuat keputusan" kata Kapten Yoo dari balik pintu tahanan berusaha menanngkan Dokter Mo "Kau cukup berani hari ini" Namun Dokter Mo sudah kehilangan suara nya karena menangis dalam kesendirian.
"Apa kau menangis?" tanya Kapten Yoo khawatir
"Bagaimana disana, kau butuh sesuatu?" Dokter Mo berusaha menenangkan keadaan
"C4 atau RDX (sejenis bahan peledak). Aku baik baik-baik saja sampai beberapa waktu lalu. Tapi sekarang aku ingin keluar dari sini. Karena seseorang"

Mendengar perkaatan sang kapten, si dokter cantik ini malah tambah kenceng nangisnya.
"Waktuku sudah habis. Mungkin kau membutuhkan ini" Dokter Mo berpamitan sambil memberikan obat nyamuk untuk kapten lewat sela-sela pintu. *Ahhh.... perhatiannya pasti bikin kapten pengen cepet-cepet kabur nih dari tahanan.

Disisi lain, kisah cinta antara Sersan Seo Dae Young (Jin Goo) dan Letnan Yoon Myoung Joo (Kim Ji Won) juga mulai di ceritakan dalam episode 4 ini. Kapan mereka bertemu, bagaiamana mereka berkencan, hingga perjalanan panjang melodrama ayah Letnan Yoon, Komandan Pasukan Khusu Yoon (Kang Shin il) yang melibatkan Katen Yoo Shi Jin.

Di bandara, Sersan Seo bertemu dengan Letnan Yoon. Yang tadinya saling bahagia, mendadak berubah jadi air mata. Letnan Yoon begitu bahagia pergi ke Ukraina menyusul Sersan Seo, namun apa ada. Kekasih pujaannya itu malah di transfer kembali ke Korea. Alhasil, pertemuan mereka pun menjadi perpisahan yang tak terduga.. Aigoo..... bener-bener make me 'baper' cingu. Sedih juga yah :(

Keesokan harinya..... Dokter Mo menemui Kapten Yoo. Dia mendengar bahwa pria yang telah menarik perhatiannya itu telah bebas dari hukuman. Ketika sedang asyik bicara dengan sang kapten, pengawal pasukan presiden datang. Mereka mengajak Dokter Mo dan Kapten Yoo menemui sang Presiden Arab.

Berkat aksi heroiknya, Dokter Mo dan Kapten Yoo mendapat hadiah dari sang Presiden. Mereka mendapat kartu serbaguna atau kartus Ajaib yang bisa dipakai di saat menghadapi kesulitan apapun di Arab. Dan untuk membuktikan fungsi kartu itu, Kapten Yoo langsung mencobanya dengan menunjukkan kartu itu pada pengawal Presiden dengan meminjam mobil sang presiden untuk berkencan dengan Dokter Mo seharian. Ahhhh si kapten bener-bener ya. Jeli banget ngeliat kesempatan dalam kesempitan. Yukkkk... ikutan kencang aja. Biar gak kepo ^^

"Kartu ini pasti semacam free pass kan?" celoteh Dokter Mo di pintu ketika keluar dari ruangan sang presiden
"Berikan padaku. Akan ku pastiakn" Kapten Yoo menarik salah satu kartu itu dari tangan Dokter Mo lalu menunjukkan pada pengawak presiden.
"Aku yang akan mengemudi. Aku akan meminjam mobilnya untuk sehari" Kata Kapten Yoo sambil menunjukkan kartunya pada pengawal presiden tadi.

Pagi yang cerah tak pernah lepas dari jogging yang meriah. Setiap pagi pasukan khusus ini berolahraga bersama. Namun sang kapten tak jua terlihat batang hidungnya. Kemana dia gerangan??

"Permisi, aku belum melihat Kapten Yoo. Apa dia pergi ke suatu tempat?" tanya Dokter Mo pada Sersan Choi yang sedang jogging pagi.
"Dia di perintahkan pergi ke komite disiplin"
"Kenapa? Kupikir semuanya selesai"
Dokter Mo balas menanya Sersan Choi
"Sepertinya tidak. Pembangkangan sama dengan penjara bagi hukum militer" jawab Sersan Choi sinis "Kaulah yang bersikeras melakukan operasi. Kenapa kau tidak tahu itu?"

Merasa bertanggung jawab atas kejadin pasien VIP, Dokter Mo pergi ke pusat disiplin. Dia mencari sang ketua kompi Taebaek dan mengatakan bahwa semua ini salahnya. Kapten Yoo mendapat hukuman disipliner berupa pemotongan gaji selama 3 bulan dan juga di keluarkan sebagai kandidat promosi jabatan skuadron.

Melihat Dokter Mo masuk dan berbicara pada Ketua kompi Taebaek, Kapten Yoo langsung menyusulnya. Dia menarik tangan Dokter Mo dan membawanya pergi. Di tengah jalan, mereka sedikit berdebat hingga akhirnya bertengkar. Lalu Dokter Mo meninggalkan Kapten Yoo sendirian di tengah jalan. Tanpa mobil dan tanpa siapapun.

Kapten Yoo Shi Jin mendapat tumpangan dari salah satu anak buahnya. Karena itu dia bisa sampai kamp lebih ceoat dari pada jalan kaki. Setalh sampai, sang kapten yang merasa dirinya tidak begitu baik langsung pergi ke dapur untuk mencari wine. 

Di dapur, ketika selesai mengambil wine dari lemari. Kapte Yoo melihat ke jendela dan ternyata diluar hujan. Lalu masuklah Dokter Mo. Mereka tak sengaja bertemu di dapur setelah melewati hari yang panjang dengan pertengkaran tadi.

"Ada apa?" Kapten Yoo menyapa Dokter Mo
"Aku hanya akan mengambil air"
"Apa kau mau pergi? sepertinya kau mau berbicara sesuatu"
"Sepertinya kau ingin sendiri" Dokter Mo mengelak
"Tidak! aku ingin bersamamu" jawab Kapten Yoo dengan wajah ganteng nya yang super polos. "Jangan pergi, kemarilah". Lalu Dokter Mo berjalan mendekati sang kapten gebetan admin kece ^^.

"Maaf, sudah bertindak ceroboh"
"Aku yang harusnya minta maaf"
"Tapi bagaimana kau kemari?"
"Aku berlari kesini. Hanya aku yang bisa secepat ini kesini"
"Tapi, aku melihatmu turun dari mobil" Dokter Mo menangkap basah Kapten Yoo
"Terus kenapa kau bertanya?"
"Aku hanya ingin mendengar candaanmu saja" jawab Dokter Mo dengan tersenyum.
"Apa kau ingin minum dan menonton film bersamaku?"
"Itu pasti akan jadi kencan yang sempurna"
"Apa kau menonton film itu?" tanya Kapten Yo pada Dokter Mo tentang film yang terakhir mereka tonton
"Tidak. Karena aku akan menonton bersama seseorang. Aku juga sudah memutuskan untuk menghindari menonton film ketika berkencan dengan seseorang. Aku banyak membaca artikel tentang film itu. Dan film itu mengingatkanku padamu. Film itu seperti Yoo Shi Jin bagiku"

Lalu setelah berbaikan, mereka saling berbicara dan mengobrol tentang yang mereka alami hari ini. Saling minta maaf dan melepas rindu melalui pandangan. Kapten Yoo juga menutup rasa rindunya pada Dokter Mo malam ini dengan ciuman pertama mereka. Di dapur yang sunyi, mereka melengkapi ruang rindu yang kini lengkap terobati!

Ottoeki...??? kapten mulai berani nyosor nih. Ahh.... jadi inget sunbae waktu pertama kali nyosor Hong Seol (Cheese In The Trap) *Belum bis move on :|

BERSAMBUNG...
Continued On The Next Episode ^^ [Episode 5] ^^ Episode Sebelumnya [Episode 3] DISINI

Drama Kece, Inspirasinya pasti oke, kan?

2 komentar

Kapan ni muncul yg episode 5? Udah penasaran,,,,

cingu sabar ya.... admin kece masih on process nih sinopsis episode 5 nya ^^ Gomawo sdh berkunjung :))

Hello there, thank you for checking out my blog :) Respect the work of others and still be YOURSELF! Trust, your email address will not be published. Required fields are Marked ^^ XOXO
EmoticonEmoticon